Jika Ada Orang dan Perusahaan Penjamin, Nasabah Indosurya Mau Damai

Penjamin ini dinilai penting agar gagal bayar tak terjadi lagi saat proses pelunasan utang
Mochammad Rizki - Nasional,Kamis, 02-07-2020 15:19 WIB
Jika Ada Orang dan Perusahaan Penjamin, Nasabah Indosurya Mau Damai
Andra Reinhard Pasaribu.

Jakarta, Nusantaratv.com - Koperasi Simpan-Pinjam (KSP) Indosurya Cipta mengajukan proposal perdamaian terhadap nasabahnya, Kamis (2/7/2020).

Upaya tersebut disampaikan melalui sidang perkara penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) di Pengadilan Niaga, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. 

Baca juga: Ini Skema Perdamaian yang Ditawarkan Indosurya ke Nasabah 

Mereka berjanji melunasi gagal bayar triliunan rupiah dengan dicicil paling lama tujuh tahun, melalui uang yang dihimpun dari berbagai sumber.

Mulai dari melakukan efisiensi operasional, menagih uang yang mereka pinjamkan, mencari investor, hingga membayar dengan dana anggota yang masih percaya terhadap Koperasi. 

Adapun pihak nasabah, menilai janji bayar utang yang disampaikan Indosurya tak bisa dinalar secara hitung-hitungan. Karenanya mereka meminta adanya penjamin agar pelunasan utang berjalan sesuai rencana. 
 
"Dari kita itu penginnya mengenai penjaminannya itu lebih jelas. Antara lain, masuknya corporate garansi dari Indosurya Multifinance," ujar tim kuasa hukum Aliansi Korban KSP Indosurya Cipta (AKI), Andra Reinhard Pasaribu. 

Selain garansi dari perusahaan, pihaknya yang mewakili ratusan kreditur ini juga meminta adanya jaminan secara pribadi. 

"Yang kedua adanya personal garansi juga dari Bapak Henry Surya selaku pendirinya," kata dia. 

"Dan yang penting itu disampaikan dana-dana akan masuk (ke Indosurya), pertanyaannya, itu dana dari mana? Siapa investornya?" imbuh Andra. 

Harapan sejenis juga diutarakan Steven, perwakilan 300 kreditur. Ia tak ingin kejadian serupa terulang semasa pelunasan kewajiban KSP. 

"Ketika nantinya skema ini berjalan, apa yang menjadi jaminan, agar tidak terjadi gagal bayar lagi di kemudian hari?" kata dia. 

Sementara, tim kuasa hukum KSP Indosurya Cipta, Rizky Dwinanto, mengaku mendapat informasi jika memang ada anggota yang masih ingin Koperasi tetap bertahan. Orang-orang ini yang nantinya turut membantu menopang operasional KSP. 

"Kuasa hukum mendapat informasi bahwa ada beberapa anggota yang masih mau ini (KSP Indosurya) sustain," kata dia. 

Adapun Associate Director KSP Indosurya Cipta, Rangga Mahisa Brahmara, menilai wajar jika proposal yang mereka tawarkan diragukan atau tak sepenuhnya diterima kreditur. 

Karenanya mereka berjanji akan memperbaiki seluruh tawaran perdamaian pada Senin (6/7/2020) mendatang. Di hari itu, sidang dengan agenda yang masih sama akan dilanjutkan. 

"Saya dengar ada beberapa masukan berharga tadi. Kita paham proposal kita belum cukup diterima. Mengenai corporate guarantee personal guarantee kita sudah sangat paham mengenai hal itu," tandas Rangga. 

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0