Hotman Paris Siap Menghadap ke Istana Beri Masukan Terkait UU Ciptaker

Bahkan ia menyarankan agar Jokowi bertanya kepada Prabowo Subianto, dan Erick Thohir tentang kualitasnya sebagai pengacara.
Ramses Rianto Manurung - Nasional,Senin, 12-10-2020 21:37 WIB
Hotman Paris Siap Menghadap ke Istana Beri Masukan Terkait UU Ciptaker
Pengacara ternama Hotman Paris Hutapea/ist

Jakarta, Nusantaratv.com-Pengacara beken, Hotman Paris Hutapea ikut menyoroti polemik UU Cipta Kerja, khususnya yang menyangkut nasib buruh.

Melalui akun Instagram pribadinya, Hotman mengaku siap untuk datang ke Istana Negara menghadap Presiden Joko Widodo.

"Bapak Jokowi yang terhormat, Presiden-ku yang terhormat. Pada waktu krisis keuangan moneter pada 1998, atas desakan IMF dibuatlah Undang-undang Kepailitan," kata Hotman, Senin, 12 Oktober 2020.

Hotman menyatakan, UU Kepailitan tersebut diputus hanya dalam jangka waktu 60 hari.

"Di mana diatur perkara kepailitan walaupun triliunan rupiah harus diputus dalam waktu 30 hari oleh pengadilan niaga. Kemudian dirubah menjadi 60 hari," kata dia.

"Bahkan untuk perkara penjadwalan utang PKPU harus diputus dalam waktu 20 hari. Dan sampai sekarang berhasil dengan baik," lanjutnya.

Baca juga: Hotman Paris Hutapea Buka Suara Soal Tantangan Debat Jerinx SID

Melihat adanya sejarah krisis moneter 1998 itu, Hotman Paris berniat datang ke Istana Negara untuk memberikan pandangannya ke presiden Jokowi. Khususnya terkait dengan UU Cipta Kerja saat ini.

"Saya siap datang ke Istana untuk memberikan masukan-masukan kepada Bapak Presiden tentang praktik pengadilan, khususnya pengadilan perburuhan," terangnya.

"Karena sangat memakan waktu dari mulai Depnaker sampai Mahkamah Agung untuk buruh yang gajinya cuma 3 sampai 5 juta, pesangonnya dikit, mana kuat dia membiayai perkara," tandas dia.

Dalam unggahan sebelumnya, Hotman juga mengungkap hal serupa. Bahkan ia menyarankan agar Jokowi bertanya kepada Prabowo Subianto, dan Erick Thohir tentang kualitasnya sebagai pengacara.

Hotman mengaku sudah 36 tahun berkecimpung di dunia tersebut dan sangat tertarik memberikan masukan kepada presiden.

"Bapak jJokowi yang terhormat, saya sebagai putra bangsa yang sudah 36 tahun menjadi pengacara tertarik untuk memberikan saran," katanya.

"Tanya kualitas praktik hukum saya kepada bapak Prabowo, Menko Ekuin, Bapak Erick Meneg BUMN yang semua pernah jadi klien saya," ujar Hotman.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0