Hina Ahok dan Istri, Nenek Penggemar Veronica Tan Ini Diciduk Polisi

Karena sudah uzur, KS berharap tak diproses hukum
Mochammad Rizki - Nasional,Kamis, 30-07-2020 18:56 WIB
Hina Ahok dan Istri, Nenek Penggemar Veronica Tan Ini Diciduk Polisi
Polisi saat konferensi pers kasus penangkapan penghina Ahok.

Jakarta, Nusantaratv.com - Polisi menangkap dua perempuan berinisial KS dan EJ, yang diduga menghina Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan istrinya, Puput Nastiti Devi.

KS yang merupakan perempuan berusia 67 tahun, meminta maaf atas perbuatannya. 

Baca juga: Idul Adha, Polisi Tak Sekat Pemudik Lagi

"Saya menyesal setelah saya tahu begini. Tapi nasi sudah menjadi bubur. Saya harus mencari solusinya dan saya betul-betul minta maaf kepada Bapak BTP," ujar KS dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Kamis (30/7/2020). 

KS ditangkap di Bali. Ia mengaku sebagai penggemar mantan istri Ahok, Veronica Tan.

KS mengaku terbawa emosi sehingga menghina Ahok beserta Puput. Ia mengatakan memiliki masa lalu yang sama dengan Veronica.

"Kami tidak ada tunggangan dari politik atau golongan-golongan tertentu. Murni hanya berdasarkan nalar dan nurani kaum wanita," jelasnya.

KS terancam hukuman maksimal empat tahun penjara. Karena sudah tak muda lagi, ia berharap bisa mediasi dengan Ahok. 

"Sekiranya ada jalan untuk mediasi melalui pengacaranya, saya mohon diberikan kesempatan itu. Oleh karena saya sudah tidak sehat lagi pada seumur ini. Jika saya harus menjalankan hukuman seperti itu, saya kira saya tidak akan sanggup bertahan lama karena saya mempunyai penyakit kronis," jelasnya.

Baik KS dan EJ kini sudah ditetapkan sebagai tersangka. Keduanya dijerat dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), namun tidak ditahan karena dikenakan wajib lapor.

"Setelah kita lakukan penyelidikan pemeriksaan saksi-saksi dan saksi ahli yang ada dan dengan barang bukti yang ada kemudian tanggal 17 Juli yang lalu kita naikan dari penyelidikan ke penyidikan dan kita juga mem-profiling pemilik-pemilik akun ini kita temukan dua tersangka yaitu KS dan EJ," tandas Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0