Gagal Ditangkap, Besok Ahmad Yani KAMI Dipanggil Bareskrim

Sebelumnya Gatot Nurmantyo menyebut Yani hendak ditangkap
Mochammad Rizki - Nasional,Kamis, 22-10-2020 18:18 WIB
Gagal Ditangkap, Besok Ahmad Yani KAMI Dipanggil Bareskrim
Ahmad Yani. (Net)

Jakarta, Nusantaratv.com - Komite Eksekutif Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Ahmad Yani dipanggil penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Jumat (23/10/2020). 

Yani dipanggil untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus ujaran kebencian dan penghasutan demonstrasi menolak Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker), yang menjerat sejumlah petinggi KAMI.

Baca juga: Flu, Ahmad Yani Batal Penuhi Janji Datangi Bareskrim 

"Jadi pada intinya kemarin Siber sudah menyiapkan pemanggilan rencananya hari Jumat besok itu, nanti kita lihat," ujar Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Awi Setiyono di kantornya, Jakarta, Kamis (22/10/2020).

Lebih lanjut, Awi mengaku tak mengetahui adanya surat penangkapan polisi terhadap Yani.

Ia mengaku hanya tahu adanya rencana pemanggilan terhadap mantan anggota Komisi III DPR RI itu. 

"Oh kami tidak tahu kalau itu (surat penangkapan), yang kami tahu tiga hari yang lalu penyidik sudah menyiapkan surat panggilan untuk hari Jumat besok," jelasnya.

Sebelumnya, Presidium KAMI Gatot Nurmantyo menyebut adanya upaya penangkapan polisi terhadap Yani, pada Senin (19/10/2020) malam.

Menurut Gatot, setidaknya 20 anggota polisi hendak melakukan penangkapan Yani, namun upaya tersebut gagal.

"Tadi malam, eksekutif komite dr. Yani sekitar pukul 19.30 di Kramat Raya di-datengin kurang lebih 20 orang, akan ditangkap," kata Gatot di Indonesia Lawyers Club TV One, Rabu (21/10/2020).

Upaya penangkapan tersebut urung terjadi, lantaran anggota polisi yang datang disebut tak mampu menjelaskan alasan penangkapan Yani.  

"'Saya yang membawa surat perintah untuk membawa dan menahan Anda’, dia tanya ‘Salah saya apa?'," kata Gatot menirukan ucapan Yani. 

“(Polisi) Enggak bisa jawab, 'Pasal apa yang saya langgar?', enggak bisa jawab, ‘Panggil pimpinannya'. Akhirnya pimpinannya datang, komunikasi dengan pemeriksa di Bareskrim," jelas Gatot.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0