Dugaan Suap Mantan Bupati Indramayu, Eks Anggota DPRD Jadi Tersangka

Sebelumnya mantan Bupati Indramayu ditetapkan sebagai tersangka
Mochammad Rizki - Nasional,Senin, 16-11-2020 21:08 WIB
Dugaan Suap Mantan Bupati Indramayu, Eks Anggota DPRD Jadi Tersangka
Gedung KPK. (Net)

Jakarta, Nusantaratv.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan mantan anggota DPRD Jawa Barat Abdul Rozaq Muslim (ARM) sebagai tersangka kasus suap mantan Bupati Indramayu Supendi.

"Dalam proses penyidikan dan berdasarkan fakta-fakta di persidangan KPK menemukan bukti permulaan yang cukup dugaan adanya keterlibatan pihak lain. Kemudian, KPK melakukan penyelidikan dan meningkatkan status perkara ke penyidikan sejak bulan Agustus 2020 dengan menetapkan satu orang tersangka yakni ARM yang merupakan anggota DPRD Provinsi Jawa Barat periode 2014 s/d 2019," ujar Deputi Penindakan KPK Karyoto di kantornya, Jakarta, Senin (16/11/2020).

Baca juga: KPK Ajak SFO Bongkar Kasus Korupsi Garuda Indonesia! 

Abdul Rozaq adalah anggota DPRD Jawa Barat Fraksi Golkar periode 2014-2019. Ia menjadi tersangka sesuai hasil pengembangan penyidikan kasus.

Abdul Rozaq pun langsung ditahan KPK di Rutan Salemba cabang KPK di Gedung Merah Putih. Ia bakal ditahan selama 20 hari ke depan, sejak 16 November sampai 5 Desember 2020.

Ia disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Sebelumnya, KPK menetapkan tersangka Bupati Indramayu Supendi, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Indramayu Omarsyah, Kepala Bidang Jalan di Dinas PUPR Kabupaten Indramayu Wempy Triono dan Carsa dari pihak swasta, dalam kasus suap tujuh proyek bernilai sekitar Rp 15 miliar.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0