Babak Baru Kasus Nurhadi, Ada Nama Iwan Bule dan Budi Gunawan!

adi gini Pak Hiendra bilang sama saya kalau kenal baik sama Pak BG, Budi Gunawan loh pak ya. Cuma disuruh menyampaikan saja....
Raymond - Nasional,Rabu, 11-11-2020 20:15 WIB
Babak Baru Kasus Nurhadi, Ada Nama Iwan Bule dan Budi Gunawan!
Nurhadi

Nusantaratv.com - Persidangan kasus dugaan suap dan gratifikasi perkara mantan Sekretaris Mahkamah Agung, Nurhadi membuka gambaran baru sosok lain, yakni mantan Kapolda Metro Jaya Mochammad Iriawan dan Budi Gunawan.

Adapun selain kedua nama baru tersebut, sebelumnya kasus ini juga menjerat menantunya Rezky Herbiyono yang telah berstatus terdakwa.

Menariknya, sosok Mochamad Iriawan yang akrab disapa Iwan Bule tersebut disebutkan oleh Komisaris PT Multitrans Logistic Indonesia Hengky Soenjoto yang tak lain kakak dari penyuap Nurhadi dan Rezky, Hiendra Soejonto.

Dimana Hengky mengaku, bahwa ia pernah diperintah Hiendra untuk menghubungi sejumlah orang. "Saya diminta Hiendra menghubungi beberapa orang, ada yang namanya Haji Bakri tokoh orang Madura di Surabaya. Beliaunya kan dekat dengan Pak Iwan Bule sebagai Kapolda," kata Hengky saat memberikan kesaksian, Rabu (11/11/2020).

Selain itu, Hengky juga mengatakan Hiendra saat itu tengah bermasalah di Polda Metro Jaya. Saat itu, Hiendea bersengketa dengan Direktur Keuangan PT Multicon Indrajaya Terminal Ashar Umar hingga ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.

Hengky mengaku tidak mengetahui secara rinci mengenai permasalahan tersebut. Namun, lanjut Hengky, dia juga diminta untuk menghubungi Rezky, menantu Nurhadi.

Selain itu, ucap Hengky, dia diminta Hiendra untuk menghubungi seorang berinisial BG. Menurut pengakuan Hengky, Hiendra kenal baik dengan orang berinisial BG itu.

"Jadi gini Pak Hiendra bilang sama saya kalau kenal baik sama Pak BG, Budi Gunawan loh pak ya. Cuma disuruh menyampaikan saja. Tapi cuma minta tolong ya pak," ungkap Hengky.

Sementara itu, Jaksa penuntut umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendakwa eks-Sekretaris Mahkamah Agung (MA), Nurhadi dan menantunya, Rezky Herbiyono, menerima gratifikasi.

Diketahui, keduanya didakwa menerima gratifikasi sejumlah Rp37.287.000.000 dari sejumlah pihak yang beperkara di lingkungan pengadilan tingkat pertama, banding, kasasi, hingga peninjauan kembali.

Tak hanya itu, Nurhadi bersama-sama menantunya Rezky Herbiyono juga didakwa menerima suap Rp45.726.955.00 dari Direktur Utama PT Multicon Indrajaya Terminal (PT MIT) Hiendra Soenjoto.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0