Wapres Ma'ruf: Vaksinasi Sesuai Ajaran Islam

Vaksinasi juga sesuai hadis Nabi Muhammad SAW
Mochammad Rizki - Nasional,Sabtu, 17-10-2020 11:02 WIB
Wapres Ma'ruf: Vaksinasi Sesuai Ajaran Islam
Wapres Ma'ruf Amin.

Jakarta, Nusantaratv.com - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin memastikan vaksin yang akan diberi kepada jutaan masyarakat Indonesia sudah melalui tahap uji klinis.

Bahkan, menurutnya keberadaan vaksin sejalan dengan syariat Islam dan hadis-hadis Nabi Muhammad SAW.

Ma'ruf mengatakan, vaksinasi menjadi salah satu tujuan yang disyariatkan ajaran Islam, yang disebut maqashid asy-syariah, yang memuat lima hal, yakni menjaga agama, menjaga jiwa, menjaga harta, menjaga keturunan, serta menjaga akal.

Baca juga: Inggris Siap Kirim 100 Juta Vaksin Corona ke RI 2021

"Dari lima ini, dalam kondisi yang normal, menjaga agama itu nomor satu. Nomor dua menjaga jiwa atau hifdzun nafs. Tapi, dalam keadaan yang tidak normal, seperti masalah pandemi, menjaga keselamatan jiwa menurut syariat itu nomor satu. Karena menjaga jiwa tidak ada alternatifnya, tidak bisa digantikan yang lainnya, maka harus diutamakan," ujar Ma'ruf dikutip dari situs resmi Satgas Covid-19, Sabtu (17/10/2020).

Ma'ruf menuturkan, pengadaan vaksin oleh pemerintah sebagai wujud  ikhtiar guna mencegah terjadinya suatu penyakit. Program imunisasi, kata dia, adalah bagian dari upaya pengobatan.

"Berobat itu ada dua macam, ada yang kuratif dan preventif. Kalau kuratif, sudah terjadi, diobati. Lalu preventif itu sebelum terjadi," jelas Ma'ruf.

Ma'ruf menilai, imunisasi termasuk upaya preventif atau pencegahan. Terdapat dalil umum dalam Islam yang meminta umat  mempersiapkan lima hal sebelum datang lima hal.

Pertama, kata dia umat Islam harus bersiap pada masa mudanya sebelum merasa tua. Kedua, persiapkan masa sehat sebelum sakit.

Ketiga, persiapkan masa kaya sebelum miskin. Keempat, persiapkan masa luang sebelum sibuk. Dan yang terakhir, persiapkan masa hidup sebelum mati.

"Nah, ini kan preventif, ada perintah agama supaya kita menjaga kesehatan. Jadi masa sehat harus kita persiapkan mencegah terjadinya sakit. Jadi itu dalil imunisasi," jelasnya.

Ma'ruf pun meminta masyarakat memberi dukungan kepada pemerintah untuk semua tahapan persiapan sampai pelaksanaan vaksinasi. Masyarakat pun diharapkan tak termakan oleh berita-berita bohong.

"Masyarakat bisa mengikuti informasi-informasi melalui keterangan resmi yang disampaikan pemerintah. Jangan percaya informasi yang belum terkonfirmasi kebenarannya," tandas Ma'ruf.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0