UU Ciptaker Ditolak, Moeldoko: Presiden Jokowi Tak Takut Risiko

Menurut dia masyarakat yang menolak tak paham tujuan pemerintah
Mochammad Rizki - Nasional,Sabtu, 17-10-2020 14:27 WIB
UU Ciptaker Ditolak, Moeldoko: Presiden Jokowi Tak Takut Risiko
Moeldoko. (Net)

Jakarta, Nusantaratv.com - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengakui omnibus law Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) menimbulkan perdebatan di tengah masyarakat.

Tapi, kata dia perdebatan itu disebabkan karena sebagian masyarakat tak memahami tujuan sesungguhnya pemerintah menghadirkan regulasi tersebut. 

Meski sejak awal paham adanya penolakan, menurut Moeldoko, Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak takut menghadapi risiko itu. 

Baca juga: Eks Aktivis Mahasiswa Diutus Jokowi Temui BEM SI Saat Demo UU Ciptaker 

Sebab hal ini demi Indonesia yang mampu menghadapi persaingan global.

"Presiden Jokowi memilih untuk tidak takut mengambil risiko. Mengambil jalan terjal dan menanjak," ujar Moeldoko, Sabtu (17/10/2020).

Menurut Moeldoko, pemerintah tengah berusaha menciptakan seluas-luasnya lapangan kerja baru dengan UU Ciptaker.

Omnibus law, kata dia juga sebagai jawaban atas rumitnya birokrasi dan regulasi yang selama ini menghambat investasi di Tanah Air. 

"Ini membuat tidak adanya kepastian bagi siapapun, termasuk investor. Peringkat kompetitif (competitiveness index) Indonesia ada di bawah Malaysia dan Thailand. Saya tangkap mungkin Presiden malu melihat kondisi ini. Presiden ingin Indonesia bisa maju dalam kompetisi global," jelas dia.

Moeldoko mengatakan, UU Cipta Kerja merupakan aturan yang berorientasi pada kebutuhan masa depan.

Sebab, Indonesia akan mendapatkan bonus demografi dalam beberapa tahun ke depan. Tapi, di sisi lain, 80 persen angkatan kerja memiliki tingkat pendidikan yang rendah.

"Pemerintah memikirkan bagaimana mereka-mereka ini harus mendapatkan pekerjaan. Untuk itu perlu menyederhanakan dan mensinkronisasikan berbagai regulasi yang saya sebut sebagai hyper-regulation yang menghambat penciptaan lapangan kerja," paparnya.

UU Cipta Kerja, juga dinilai Moeldoko juga sejalan dengan arahan Jokowi tentang Visi Indonesia Maju. 

Visi Indonesia Maju di antaranya pembangunan sumber daya manusia (SDM), reformasi birokrasi, serta transformasi ekonomi.

"Wajah baru Indonesia di masa mendatang itulah yang menjadi cita-cita, menjadi janji Presiden," tandas mantan Panglima TNI. 

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0