Usai Digarap Bareskrim, Ridwan Kamil Bakal Tegur Ade Yasin

Ridwan Kamil Tidak Mengatakan Kapan Teguran Tertulis Itu Diberikan.
Adiantoro - Nasional,Sabtu, 21-11-2020 09:10 WIB
Usai Digarap Bareskrim, Ridwan Kamil Bakal Tegur Ade Yasin
Ridwan Kamil diminta klarifikasi terkait kerumunan massa Habib Rizieq. (Humas Jabar)

Jakarta, Nusantaratv.com - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil telah dimintai klarifikasi terkait kerumunan massa di acara Habib Rizieq Shihab di Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Jabar), oleh penyidik Barekrim Polri, Jumat (20/11/2020).

Usai diminta klarifikasi, Emil, sapaan akrabnya, menyatakan akan memberikan sanksi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor atas kerumunan yang terjadi saat acara peletakan batu pertama pembangunan masjid di Pesantren Alam Agrokultural Markaz Syariah, Megamendung, yang dihadiri Habib Rizieq, pada Jumat (13/11/2020).

Sanksi yang akan diberikan, ungkap suami dari Atalia Praratya itu, yakni berupa teguran secara tertulis. Namun, Emil tidak mengatakan kapan teguran tertulis itu diberikan. Terlebih, saat ini Bupati Bogor Ade Yasin tengah dalam perawatan di rumah sakit akibat terinfeksi virus corona (Covid-19).

Baca Juga: Polisi Tak Minta Klarifikasi Gubernur Banten Soal Habib Rizieq, Ini Alasannya

Secara kemanusiaan saya harus sampaikan simpati saya karena Bu Bupati dirawat RSPAD terpapar Covid-19. Suasana kebatinan di Kabupaten Bogor sedang tak baik, jadi aturan tetap ditegakkan, tapi kemanusiaan didahulukan - ujar mantan Wali Kota Bandung (2013-2018) itu di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (20/11/2020).

Lebih lanjut, dia mengatakan, nantinya Pemprov Jabar akan meminta Pemkab Bogor untuk memberikan sanksi kepada pihak penyelenggara kegiatan. Pasalnya, kegiatan itu telah menimbulkan banyak dampak.

Saya akan beri sanksi ke Kabupaten Bogor dan Kabupaten Bogor saya minta berikan sanksi ke panitia, karena membawa banyak dampak - tegasnya.

Dikatakannya, bukan tidak mungkin pemerintah akan memberikan sanksi paling maksimal bagi para pelanggar protokol kesehatan. 

Denda itu urutannya tiga dalam aturan Jabar. Teguran lisan, teguran tertulis dan denda administratif. Denda administratif itu dari Rp50 ribu sampe Rp50 juta. Saya kira bukan tidak mungkin jumlah dendanya yang maksimal - tukas Emil.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0