Tiga Jenderal Berpeluang Gantikan Kapolri Idham Azis, Siapa Saja?

Kompolnas Masih Belum Memberikan Usulan ke Presiden Jokowi Terkait Pengganti Kapolri Jenderal Idham Azis.
Adiantoro - Nasional,Sabtu, 28-11-2020 11:40 WIB
Tiga Jenderal Berpeluang Gantikan Kapolri Idham Azis, Siapa Saja?
Kapolri Idham Azis. (JPNN)

Jakarta, Nusantaratv.com - Kapolri Jenderal Idham Azis akan memasuki masa pensiun pada akhir Januari 2021. Sejumlah nama disebut berpeluang menjadi calon Kapolri pengganti pria asal Sulawesi Selatan (Sulsel) itu.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin menilai ada tiga nama jenderal yang berpeluang kuat menggantikan Idham Aziz.

Dari info yang ada di sekitar istana yang dianggap kuat ada tiga calon Kapolri, yakni Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono, Kabaharkam Komjen Agus Andrianto, dan Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar - ujar Ujang, dikutip dari Okezone, Sabtu (28/11/2020).

Lebih lanjut, dia menyatakan, ketiga tersebut hanya tinggal menunggu pilihan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Hanya tinggal tingkat kenyamanan dan chemistry dengan Jokowi saja. Ketiganya memenuhi syarat dan ketiganya memiliki kedekatan dengan Jokowi - jelasnya.

Sementara itu, Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) masih belum memberikan usulan kepada Presiden Jokowi, terkait pengganti Kapolri Jenderal Idham Azis.

Kami belum sampaikan ke Presiden. Jadi mohon bersabar dulu - cetus juru bicara Kompolnas Poengky Indarty, Sabtu (28/11/2020).

Dalam memberikan usulan, ungkap Poengky, pihaknya akan merujuk pada Pasal 11 ayat (6) Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Polri, yang menyatakan calon Kapolri adalah Pati Polri yang masih aktif dengan memperhatikan jenjang kepangkatan dan karier.

Yang dimaksud dengan jenjang kepangkatan ialah prinsip senioritas dalam arti penyandang pangkat tertinggi di bawah Kapolri - terangnya.

Diungkapkannya, jenjang karier yang dimaksud yakni pengalaman penugasan dari perwira tinggi calon Kapolri pada berbagai bidang profesi Kepolisian atau berbagai macam jabatan di Kepolisian.

Kompolnas akan melihat data track record, integritas dan prestasi calon-calon Kapolri, serta akan memberikan pertimbangan kepada Presiden untuk calon-calon yang track record, integritas dan prestasinya terbaik - tukas Poengky.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0