Tak Balas SMS Vaksinasi, Siap-siap Didatangi TNI-Polri

SMS vaksinasi akan dikirim Kominfo atau provider seluler
Mochammad Rizki - Nasional,Kamis, 14-01-2021 02:30 WIB
Tak Balas SMS Vaksinasi, Siap-siap Didatangi TNI-Polri
Jokowi saat divaksin corona.

Jakarta, Nusantaratv.com - Vaksinasi Covid-19 di Indonesia sudah dilakukan. Orang pertama yang disuntik vaksin di RI ialah Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Selanjutnya, vaksin akan diberikan kepada tenaga kesehatan (nakes). Database terkait sasaran vaksinasi untuk tahap pertama, telah disusun.

Baca juga: Videonya Tolak Vaksinasi Viral, Ribka Tjiptaning: Saya Nggak Provokasi 

"Database terkait dengan sasaran vaksinasi, database ini untuk tahap pertama SDM kesehatan adalah sumber dari Kementerian Kesehatan, kemudian untuk yang lain adalah sudah disiapkan sumbernya BPJS tenaga kerja, BPJS kesehatan, kemudian BUMN, kementerian/lembaga terkait dan kemudian sudah dipadu-padankan di Kementerian Dalam Negeri melalui data kependudukan maupun juga nanti dipadu-padankan dengan provider pemilik nomor HP," ujar Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan, Anas Ma'ruf, Rabu (13/1/2021).

Bagi orang-orang yang termasuk sasaran vaksinasi, kata Anas mereka akan menerima SMS blast. SMS dikirim oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) atau provider seluler.

"Ini adalah sistem yang dilaksanakan dalam rangka untuk pelaksanaan vaksinasi. Jadi dari database yang sudah ada, maka kemudian nomor dua adalah dilakukan SMS broadcast, SMS blasting kepada seluruh calon peserta vaksinasi," jelas Anas.

Usai menerima SMS, sasaran vaksinasi diminta melakukan registrasi melalui situs pedulilindungi.id atau *119#. Jika tak melakukan registrasi, pemilik nomor akan didatangi TNI-Polri dan petugas kesehatan.

"Bagi mereka yang tidak melakukan respons atau yang tidak punya fasilitas, maka nanti akan ada petugas yang mendatangi, antara lain melibatkan dari TNI-Polri Babinsa dan Babinkamtibmas serta nanti petugas kesehatan," tutur Anas.

"Kalau sudah melakukan registrasi, maka akan ditabulasi dalam sistem aplikasi hasil tabulasi akan disampaikan kepada faskes-faskes melalui aplikasi P-Care BPJS," imbuhnya.

Aplikasi tersebut, kata dia nantinya menyimpan informasi data sasaran sesuai nama, alamat, lokasi faskes, serta waktu vaksinasi.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0