Soal Vaksinasi Covid-19, Pemerintah Diminta Jangan Terbu-buru

Pemerintah Perlu Mengikuti Perkembangan Pengadaan Vaksin Covid-19 di Negara Lain.
Adiantoro - Nasional,Kamis, 12-11-2020 15:50 WIB
Soal Vaksinasi Covid-19, Pemerintah Diminta Jangan Terbu-buru
Ilustrasi. (Istimewa)

Jakarta, Nusantaratv.com - Anggota Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay meminta pemerintah tidak terburu-buru menggelar vaksinasi Covid-19 secara massal pada Desember 2020.

Menurutnya, jaminan keamanan, imunogenitas (pemacu imun), dan efektivitas vaksin harus lebih dulu dikedepankan, agar masyarakat juga merasa aman. Masukan kepada pemerintah itu, ungkap Saleh, disampaikan oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (Papdi), Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Tentu tidak sembarangan memberikan pendapat. Mereka sudah mengkaji dari berbagai aspek. Karena itu, sangat perlu didengar dan ditindaklanjuti - ujar Saleh dalam keterangan tertulisnya, Kamis (12/11/2020).

Lebih lanjut, dia juga meminta pemerintah mengikuti perkembangan pengadaan vaksin Covid-19 di negara lain. Misalkan, Brasil, yang dikabarkan telah menghentikan uji klinis tahap ketiga vaksin Coronavac hasil kerja sama dengan Sinovac Biotech.

Disebutkan jika alasan penghentiannya karena adanya 'insiden merugikan' yang melibatkan sukarelawan vaksin Covid-19. Insiden merugikan itu antara lain dapat menyebabkan kematian, efek samping yang berpotensi fatal, cacat serius, rawat inap, cacat lahir dan peristiwa signifikan secara klinis lainnya.

Ini penting dicermati. Informasi lebih dalam terkait hal ini harus digali. Apalagi, perusahaan yang bekerja sama dengan Brazil sama dengan yang bekerja sama dengan Indonesia - imbuh politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu.

Kendati di Indonesia belum ditemukan kendala, namun, kata Saleh, studi komparatif perlu dilakukan. Jangan sampai, di negara lain belum jalan, di Indonesia justru dilaksanakan. Dan, jika betul pemerintah menjadwalkan vaksinasi pada Desember, maak waktu yang tersedia tidak banyak.

Apakah waktu sesingkat ini cukup untuk melakukan kajian dan pendalaman? Saya tidak tahu. Kita kembalikan sepenuhnya kepada pemerintah. Tetapi ada satu pesan yang harus diingat, keamanan dan keselamatan warga negara harus di atas segalanya - tukas Saleh.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0