Sebar Hoaks Corona 1.759 Akun Medsos Diblokir Pemerintah

Kominfo terus berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk terus melakukan patroli siber dalam menangkal hoaks di media...
Ramses Rianto Manurung - Nasional,Minggu, 18-10-2020 22:25 WIB
Sebar Hoaks Corona  1.759 Akun Medsos Diblokir Pemerintah
Menkominfo Jhonny Gerard Plate/ist

Jakarta, Nusantaratv.com-Sebanyak 1.759 akun media sosial di berbagai plattform telah diblokir oleh Pemerintah dalam hal ini Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Ribuan akun tersebut diblokir karena menyebarkankan kabar bohong (hoaks) terkait virus coorna. Rinciannya 1.300 akun Facebook, 15 akun Instagram, 424 akun Twitter, dan 20 akun Youtube.

"Yang sudah di take down atau blokir sebanyak 1.759," kata Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny Gerard Plate dalam acara konferensi pers rilis survei Indikator Politik Indonesia, Minggu (18/10).

Johnny menyebut terdapat 2.020 sebaran hoaks di empat platform media sosial. Sebanyak 1.497 diantaranya terdapat di Facebook, 482 di Twitter, 20 di Instagram dan sebanyak 21 di Youtube.

Sekjen Partai Nasdem itu mengatakan saat ini pihaknya tengah memproses 261 akun yang diduga menyebar isu hoaks di media sosial. Ia mengaku sudah berdiskusi dengan para petinggi platform media sosial tersebut.

Baca juga: Corry Pamela Kena Hoaks Corona. Begini Ceritanya

"Saya sudah hubungi. Yang di AS terakhir saya bicara dengan Susan Wojcicki, CEO YouTube yang berikan komitmen kuat untuk bersama-sama mengatasi (hoaks) Covid-19 di ruang digital," ujarnya.

Selain itu, Johnny menyatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk terus melakukan patroli siber dalam menangkal hoaks di media sosial. Ia berjanji akan menindak tegas pelaku penyebaran hoaks.

Menurutnya, sudah ada 104 orang yang menjadi tersangka akibat memproduksi dan menyebarluaskan kabar bohong di media sosial. Sebanyak 17 di antaranya sudah ditahan oleh pihak kepolisian.

"Ada yang sudah melaksanakan, yang sudah bisa dikategorikan tindak pidana, dan itu langkah-langkah penegakan hukum yang dilakukan Polri," ujarnya.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0