Puluhan Ribu Jamaah Umrah Indonesia Gagal Berangkat, Mengapa?

Total Ada 59.757 Jamaah Umrah Indonesia yang Sudah Mendapatkan Nomor Registrasi.
Adiantoro - Nasional,Kamis, 29-10-2020 14:02 WIB
Puluhan Ribu Jamaah Umrah Indonesia Gagal Berangkat, Mengapa?
Ilustrasi.

Jakarta, Nusantaratv.com - Puluhan ribu jamaah umrah asal Indonesia dipastikan tidak dapat diberangkatkan mulai 1 November 2020.

Hal itu lantaran pemerintah Arab Saudi menerapkan ketentuan syarat kriteria usia, yakni 18 hingga 50 tahun, guna mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).

Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kementerian Agama (Kemenag) Arfi Hatim mengatakan, total ada 59.757 jamaah umrah Indonesia yang sudah mendapatkan nomor registrasi, namun terdampak oleh kebijakan Saudi tersebut. Akibatnya, keberangkatan para jamaah umrah ini tertunda.

Disebutkannya, dari jumlah itu, sebanyak 2.601 (4 persen) berusia di bawah 18 tahun, dan 30.828 (52 persen) jamaah berusia di atas 50 tahun.

Ada 26.328 jamaah atau 44 persen dari mereka yang sudah mendapat nomor registrasi, berusia 18 sampai 50 tahun. Mereka masuk dalam kriteria yang dipersyaratkan Saudi untuk berangkat umrah di masa pandemi ini - kata Arfi dalam keterangannya, di Jakarta, Kamis (29/10/2020).

Arfi mengungkapkan jamaah umrah secara menyeluruh telah mendaftar di Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU), hingga tercatat dalam Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan Haji Khusus (SISKOPATUH).

Baca Juga: Arab Saudi Izinkan 10 Ribu Jamaah Luar Negeri Umrah, Ini Ketentuannya

Kendati demikian, dia memastikan bahwa jamaah yang tertunda keberangkatan dan memenuhi kriteria persyaratan akan diutamakan berangkat jika Saudi memberi izin kepada Indonesia. Selain usia, ada sejumlah persyaratan lain yang juga harus dipenuhi, termasuk di antaranya adalah penerapan protokol kesehatan dan lainnya.

Arfi menambahkan, saat ini Keputusan Menteri Agama (KMA) tentang Penyelenggaraan Umrah di Masa Pandemi masuk dalam tahap final pembahasan.

KMA tersebut mengatur juga persyaratan jamaah umrah dengan memperhatikan ketentuan Arab Saudi, termasuk juga ketentuan yang ditetapkan Kemenkes (Kementerian Kesehatan), Kemenkum HAM (Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia), Kemenhub (Kementerian Perhubungan), dan Satgas (Satuan Tugas) Covid-19 RI.

Bagi jamaah yang sudah mendaftar namun belum memenuhi syarat keberangkatan, dimohon bersabar, menunda keberangkatannya hingga pandemi berakhir - terangnya.

Sedangkan untuk jamaah yang memenuhi kriteria usia tersebut, jelas Arfi, sebanyak 21.418 orang sudah mendapatkan nomor porsi, sekaligus telah melakukan pembayaran.

Dari 21.418 jemaah, sebanyak 9.509 orang bahkan sudah lunas, sudah mendapat visa dan tiket keberangkatan saat terbitnya kebijakan penutupan oleh Saudi pada 27 Februari 2020 - tukas Arfi.
 

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0