Polisi: Percakapan Grup WA 8 Petinggi KAMI Ngeri!

Percakapan mereka dianggap menyulut kebencian
Mochammad Rizki - Nasional,Selasa, 13-10-2020 19:38 WIB
Polisi: Percakapan Grup WA 8 Petinggi KAMI Ngeri!
Jumhur Hidayat, salah satu petinggi KAMI yang ditangkap. (Net)

Jakarta, Nusantaratv.com - Polisi mengungkap alasan penangkapan delapan orang dari Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI). 

Menurut polisi, kasus ini bermula dari percakapan di grup WhatsApp (WA) mereka.

Percakapan orang-orang yang ditangkap seperti Jumhur Hidayat dan Syahganda Nainggolan, disebut polisi menghasut dan berbau SARA. 

Baca juga: Total 8, Ini Petinggi KAMI yang Ditangkap Polisi 

"Ini terkait demo omnibus law yang berakhir anarkis. Patut diduga mereka-mereka itu tadi memberikan informasi yang menyesatkan, berbau SARA dan penghasutan-penghasutan itu. Kalau rekan-rekan ingin membaca WA-nya ngeri," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono, Jakarta, Selasa (13/10/2020).

Menurut Awi, isi percakapan pada grup menyulut rasa kebencian. Ada pula rencana perusakan.

"Pantas di lapangan terjadi anarki sehingga masyarakat yang, mohon maaf, tidak paham betul akan tersulut. Ketika direncanakan sedemikian rupa, untuk membawa ini, itu untuk melakukan perusakan semua terpapar jelas di WA," jelas Awi.

Sebelumnya, Bareskrim Polri menangkap sejumlah petinggi KAMI. Mereka ditangkap di Medan dan sekitar Jakarta. 

"Medan KAMI: Juliana, Devi, Khairi Amri, Wahyu Rasari Putri. Jakarta: Anton Permana, Syahganda Nainggolan, Jumhur, Kingkin," tutur Awi. 

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0