Pastikan Vaksin Corona Halal, Erick Thohir Ajak MUI ke China

MUI akan berangkat ke China bersama BPOM
Mochammad Rizki - Nasional,Rabu, 16-09-2020 10:14 WIB
Pastikan Vaksin Corona Halal, Erick Thohir Ajak MUI ke China
Ilustrasi vaksin corona. (Net)

Jakarta, Nusantaratv.com - Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang juga Menteri BUMN Erick Thohir, memastikan vaksin virus corona yang dipasok China melalui Sinovac dan G42 Healthcare Holdings dari Uni Emirat Arab (UEA), halal.

Guna lebih memastikan hal itu, Erick bakal mengirim Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) ke China pada Oktober mendatang.

Baca juga: Cegah Manipulasi Angka Kasus Covid-19, Luhut Lakukan Ini 

"Kita juga pastikan vaksin ini halal dan sesuai standar kita. Oleh karena itu kita mengirim BPOM ke UAE dan insyaallah ke China Oktober ini bersama MUI," ujar Erick dalam webinar 'Transportasi Sehat, Indonesia Maju' yang digelar Kementerian Perhubungan, Selasa (15/9/2020).

Walau demikian, MUI kata Erick telah menyaksikan proses uji klinis tahap ketiga dari vaksin yang dibuat Sinovac yang dilakukan di Kota Bandung, 11 Agustus 2020 lalu.

"Ketika uji vaksin pertama di Bandung juga MUI hadir," ucapnya. 

Di samping itu, dirinya pun telah melaporkan vaksin ini juga kepada Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin. Tujuannya untuk memastikan dan meyakinkan publik bahwa vaksin corona dari China dan UAE halal.

"Saya sudah mendatangi Bapak Wakil Presiden untuk memastikan bahwa proses ini didukung, dan tentu kita menjaga kehalalan dari vaksin ini," tuturnya.

Pemerintah sendiri telah mengamankan pasokan kandidat vaksin baik dari G42 maupun dari Sinovac sebanyak 30 juta untuk tahun 2020. Erick memastikan jumlahnya akan terus ditingkatkan di tahun selanjutnya. 

"Alhamdulillah kita sudah secure 30 juta vaksin untuk tahun ini. Lalu kita harapkan 280 juta tambahan sampai 310 juta karena di perjanjian ada 10 persen tambahan untuk kita. Dan ini kita harapkan bisa menstabilkan daripada menjaga kesehatan masyarakat," tandas Erick. 

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0