Otto Hasibuan: Sejak Saya Terpilih Banyak yang Ingin Kembali ke Peradi

Enam belas advokat kembali ke Peradi pimpinan Otto Hasibuan
Mochammad Rizki - Nasional,Sabtu, 14-11-2020 09:45 WIB
Otto Hasibuan: Sejak Saya Terpilih Banyak yang Ingin Kembali ke Peradi
Serah-terima dan pisah-sambut kepengurusan DPN Peradi.

Jakarta, Nusantaratv.com - Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia (DPN Peradi) Otto Hasibuan mengungkapkan banyak mantan anggota Peradi yang hendak kembali ke organisasi.

Hal ini berlangsung, sejak ia ditetapkan sebagai ketua umum terpilih.

Baca juga: Wow! Peradi Otto Hasibuan Ternyata Punya Aset Ratusan Miliar 

"Sejak saya terpilih sebagai Ketua Umum DPN Peradi, sampai sekarang, banyak sekali yang menghubungi kita ingin kembali ke Peradi. Dulu sempat keluar ke Peradi yang lain, sekarang berdatangan lagi," ujar Otto di Kantor Sekretariat DPN Peradi, Grand Slipi Tower, Jakarta Barat, Jumat (13/11/2020).

Menurut Otto, para eks anggota Peradi kelompoknya berbondong-bondong ingin kembali ke organisasi yang berdiri pada 21 Desember 2004 itu.

Mereka bahkan hadir dalam acara serah-terima dan pisah-sambut kepengurusan DPN Peradi periode 2015-2020 ke pengurus 2020-2025.

"Seperti yang Anda lihat 16 orang tadi bikin permohonan dan diteken, itu sudah melalui seleksi. Nah memang teman-teman menganjurkan agar tidak semuanya diterima, harus memenuhi syarat," kata Otto.

Otto sendiri terbuka dengan kembalinya mereka. Ia tak ingin menghalangi kepulangan mereka ke Peradi yang dirinya nahkodai. Apalagi, keputusan mereka secara tidak langsung dinilai mempersatukan organisasi advokat.

"Kalau saya pribadi sebagai ketua umum, ingin sekali tidak begitu mempersulit mereka masuk ke Peradi. Sepanjang mereka sudah disumpah, menurut saya, adalah hak mereka untuk bergabung dengan kita," tutur Otto.

"Dan ini adalah salah satu upaya untuk mempersatukan Peradi itu sendiri. Kalau seluruh anggota mereka di kita, otomatis kan sudah satu juga," lanjutnya.

Menurut Nur Setia Alam Prawiranegara, salah seorang advokat yang kembali ke Peradi pimpinan Otto Hasibuan, keputusannya itu diambil guna mempersatukan organisasi profesi yang terpecah-belah. Hal ini dilakukan juga demi kepentingan yang lebih besar.

"Kita para advokat perlu bersatu di dalam satu wadah. Agar bisa dianggap sebagai penegak hukum, sejajar dengan penegak hukum lainnya sesuai Undang-Undang Advokat," kata dia.

Nur sendiri sempat menjadi pengurus DPN Peradi semasa kepemimpinan Otto dahulu, yakni periode 2005-2010 dan 2010-2015. Karena satu dan lain hal, ia lalu berpindah ke Peradi pimpinan Luhut Pangaribuan.

"Satu periode kami berada di Peradi pimpinan Bang Luhut. Karena pada waktu itu tujuannya sebagai rekonsiliasi. Kami berharap agar bisa rekonsiliasi, ternyata perubahan itu tidak berjalan dengan signifikan. Sehingga kami berinisiatif bahwa dari bawah lah mulai, ayo bersatu wadah. Karena berdasarkan UU Advokat itu harus single bar," jelasnya.

Nur mengaku senang penerimaan pihak Otto, atas kembalinya ia ke organisasi itu. Ia pun mengajak para advokat lainnya, agar mengikuti jejaknya, demi kepentingan bersama.

"Kami mengimbau rekan-rekan yang masih di luar sana (ikut bergabung), karena Bang Otto Hasibuan dan Bang Hermansyah Dulaimi, sangat welcome. Contohnya kami, kami tidak dianggap sampah. Walaupun kami boleh dibilang pemberontak, karena kami keluar waktu itu. Kami tidak dianggap suatu benalu. Kami malah dianggap seperti berlian. Seperti tadi dikatakan penerimaannya sebagai emas," papar Nur.

"Jadi itu yang sangat dibutuhkan oleh kita saat ini. Mari kita bersama-sama jadilah bersama satu wadah advokat," imbuhnya.

Sementara, Ketua Umum DPN Peradi 2015-2020, Fauzie Yusuf Hasibuan, optimis di bawah kepemimpinan Otto, Peradi mampu mempersatukan perpecahan di kalangan advokat.

"Mudah-mudahan penyatuan organisasi itu bisa berjalan di bawah kepemimpinan Pak Otto Hasibuan. Dan harapan kita kalau bersatu, tentu ketuanya itu di bawah kepemimpinan Pak Otto Hasibuan," tandasnya.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0