Ogah Ditemui Staf, BEM SI Maunya Ketemu Jokowi

Mahasiswa ditawari polisi mediasi dengan KSP
Mochammad Rizki - Nasional,Selasa, 20-10-2020 19:55 WIB
Ogah Ditemui Staf, BEM SI Maunya Ketemu Jokowi
Unjuk rasa mahasiswa di Patung Kuda.

Jakarta, Nusantaratv.com - Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) berunjuk rasa menyikapi setahun pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin, di kawasan Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2020). 

Saat berdemonstrasi yang juga dalam rangka menolak Undang-Undang Cipta Kerja itu, mahasiswa ditawari mediasi dengan Kantor Staf Presiden (KSP) oleh kepolisian. 

Baca juga: Mahasiswa Bakal Demo Lagi 28 Oktober 2020 

Namun mereka tolak, lantaran hanya ingin bertemu dengan Presiden Jokowi. 

"Tadi kita berkomunikasi dengan pihak polisi yang menjadi jembatan, tapi kita tidak jadi. Akhirnya kita menolak," ujar Koordinator Wilayah BEM Se-Jabodetabek-Banten Aliansi BEM SI, Bagas Maropindra. 

Jokowi sendiri tak sedang berada di Istana Negara, tapi di Istana Bogor menemui Perdana Menteri Jepang Suga Yoshihide. 

Meski begitu, mahasiswa bersikukuh hanya ingin ditemui Jokowi dan menolak bertemu stafnya. 

"Kita tidak mau. Seharusnya Presiden yang keluar," ucap Bagas.

Mahasiswa menuntut Jokowi mencabut UU Ciptaker, dan menggantinya dengan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (perppu). Jika tidak, mereka masih akan terus turun ke jalan. 

"Tadi kita sampaikan pernyataan sikap, kita tunggu 8x24 jam untuk Presiden menyatakan sikap terhadap omnibus law ini. Ketika memang tidak dibatalkan, nanti tanggal 28 Oktober kita akan turun lagi," tandasnya. 

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0