MPR ‘Amini’ Pernyataan Din Syamsuddin Soal Anies Pemimpin Masa Depan

Anies Baswedan Merupakan Salah Satu Calon Pemimpin Masa Depan.
Adiantoro - Nasional,Kamis, 19-11-2020 18:40 WIB
MPR ‘Amini’ Pernyataan Din Syamsuddin Soal Anies Pemimpin Masa Depan
Gubernur DKI Jakarta Anies Bswedan. (Istimewa)

Jakarta, Nusantaratv.com - Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Din Syamsuddin menyebut Gubernur Anies Baswedan sebagai pemimpin masa depan. Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Asrul Sani lantas meluruskan pernyataan koleganya itu.

Menurut politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu, Anies merupakan salah satu calon pemimpin masa depan. Asrul mengungkapkan masih ada calon pemimpin masa depan lainnya.

Tepatnya salah satu calon pemimpin masa depan...., Pak Din .... Calon-calon lainnya yang masih satu generasi ada juga: @sandiuno @ganjarpranowo @KhofifahIP @ridwankamil - tulis Arsul di akun Twitter pribadinya @arsul_sani, yang dikutip Nusantaratv.com, Kamis (19/11/2020).

Diketahui, Din Syamsuddin mengatakan hal tersebut terkait pemanggilan Anies oleh polisi untuk mengklarifikasi soal kerumunan massa Habib Rizieq Shihab, pada Selasa (17/11/2020).

Dia menilai pemanggilan Anies sebagai drama penegakkan hukum yang irasional. Bahkan, menurutnya, pemeriksaan terhadap Anies selama sembilan jam hanya untuk klarifikasi sangat tidak wajar.

Baca Juga: Ferdinand Komporin Tito Copot Anies

Belum pernah terjadi Polda memanggil seorang Gubernur yang merupakan mitra kerja hanya untuk klarifikasi, kecuali dalam rangka penyidikan - ujar mantan Ketua Muhammadiyah (2005-2015) itu, dalam keterangannya, Rabu (18/11/2020).

Din Syamsuddin justru mempertanyakan kewenangan Polri yang memeriksa Anies terkait pelanggaran kebijakan protokol kesehatan. Diungkapkannya, jika tanggung jawab protokol kesehatan seharusnya ada pada Polri sendiri.

Mengapa tidak Kapolda yang datang? Bukankah izin serta tanggung jawab atas kerumunan yang melanggar protokol kesehatan ada pada Polri? - urainya.

Pria kelahiran Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), 62 tahun silam itu, membandingkan sikap polisi terhadap pemimpin daerah lain yang juga mengakibatkan kerumunan dalam acara Habib Rizieq. Menurutnya, pemanggilan Anies hanya akan mendatangkan simpati masyarakat.

Kejadian ini merupakan preseden buruk yang hanya akan memperburuk citra Polri yang overacting apalagi terkesan ada diskriminasi dengan tidak dilakukannya hal yang sama atas gubernur lain yang di wilayahnya juga terjadi kerumunan serupa - tambahnya.

Tindakan tersebut akan menjadi bumerang bagi rezim, dan telah menuai simpati rakyat bagi Anies Baswedan sebagai pemimpin masa depan - tukas mantan Ketua Majelis Ulama Indonesia (2014-2015) itu.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0