Minta Kepala Daerah Patuhi Prokes, Tito: Langgar Sanksinya Diberhentikan

Mendagri menegaskan pihaknya telah menegur kerumunan di pilkada
Mochammad Rizki - Nasional,Rabu, 18-11-2020 21:14 WIB
Minta Kepala Daerah Patuhi Prokes, Tito: Langgar Sanksinya Diberhentikan
Tito Karnavian.

Jakarta, Nusantaratv.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengingatkan seluruh kepala daerah untuk menegakkan protokol kesehatan (prokes) semasa pandemi Covid-19.

Sebab jika tidak, sesuai ketentuan yang berlaku mereka bisa diberhentikan. 

"Saya minta kepada kepala daerah, sebagai pemimpin tertinggi di daerah masing-masing dan Kasatgas Covid-19 di daerah masing-masing untuk menjadi teladan masyarakat dengan mematuhi protokol kesehatan Covid-19, termasuk tidak ikut di kerumunan," ujar Tito saat rapat bersama Komisi II DPR, Rabu (18/11/2020). 

Baca juga: FPI Unggah Dukungan Anies Capres 2024, Wasekum: Belum Resmi 

Menurut Tito, ada sanksi yang menanti para kepala daerah yang tak menaati yang aturan tersebut.

Sanksi tersebut sesuai Pasal 78 UU Nomor 23 Tahun 2014, tentang kewajiban dan sanksi kepala daerah.

"Kalau (aturan) itu dilanggar, sanksinya di antaranya bisa diberhentikan, sesuai Pasal 78 ini. Nah ini saya sampaikan kepada seluruh gubernur, bupati, wali kota, untuk mengindahkan instruksi ini karena ada risikonya menurut UU," jelas Tito.

"Kalau ketentuan ini dilanggar, itu bisa dilakukan pemberhentian. (Surat edaran soal ini) akan saya bagikan. Hari ini saya tanda tangani dan saya sampaikan kepada seluruh daerah," sambung dia.

Lebih lanjut Tito mengungkapkan, Kemendagri telah mengeluarkan teguran tertulis kepada 83 kepala daerah pasca-pendaftaran Pilkada Serentak 2020. 

Teguran dikeluarkan karena terjadi kerumunan massa di daerah-daerah tersebut.

"Jika berkaitan dengan masalah kerumunan, kita harus kembali pada keselamatan rakyat nomor satu. Dalam penanganan Covid-19 ini, semua negara sudah paham, sepakat, bahwa salah satu pencegahan dan memutus mata rantai penularan adalah menghindari kerumunan, pakai masker, dan lain-lain," tandasnya. 

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
1