Luhut di Balik Kasus Ekspor Benur Menteri KKP Edhy Prabowo?

Nilai tambah juga, daripada sekarang ini diselundupkan 80 persen, lebih bagus dikontrol. Kan ujung-ujungnya pengawasan
Raymond - Nasional,Sabtu, 28-11-2020 12:55 WIB
Luhut di Balik Kasus Ekspor Benur Menteri KKP Edhy Prabowo?

Nusantaratv.com - Tertangkapnya Menteri KKP Edhy Prabowo oleh KPK terkait ekspor benih lobster masih menjadi perhatian publik. Namun, yang cukup mengejutkan adalah kebijakan tersebut disebut-sebut mendapat dukungan dari Menko Marvest Luhut Binsar Pandjaitan.

Misalnya saja sepeti Desember 2019 lalu, dimana Luhut mendukung kebijakan ekspor benih lobster yang digagas Edhy Prabowo ini.  Melansir CNBC Indonesia, Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mendukung langkah Edhy Prabowo yang berencana akan membuka ekspor benih lobster. 

Luhut menjelaskan, bahwa ada dampak ekonomi yang besar dari rencana tersebut dibandingkan harus ditutup keran ekspornya.  “Nilai tambah juga, daripada sekarang ini diselundupkan 80 persen, lebih bagus dikontrol. Kan ujung-ujungnya pengawasan,” kata Luhut di kantornya, Kamis (12/12/2019) dilansir CNBC. 

Padahal di masa kepemimpinan Susi Pudjiastuti sebagai Menteri KKP di periode sebelumnya, ada aturan yang melarang benih lobster untuk diekspor khusus ukuran di bawah 200 gram.    

Selain itu, Menteri Edhy juga telah menemukan penyelundupan hingga ke Vietnam meski aturan tersebut berlaku, dan menariknya,  Luhut mengakui bahwa pelanggaran akan tetap ada. 

“Dulu ada masalah sekarang juga ada masalah. Apa nanti dengan gini nggak ada masalah, ya nggak lah ada masalah tapi masalahnya makin kecil, kalo pengawasan lebih bagus dan jelas,” lanjutnya. 

Tentunya, keyakinan Luhut untuk mendukung wacana program Edhy itu dikarenakan peluang hidup benih lobster juga tidak besar, bahkan hanya 1% bila di alam bebas. 

“Sebagian tetap dilepaskan, 5% ke habitatnya. Supaya benih nggak hilang. Sudah ada hitung-hitungan ilmiahnya lah, studinya sudah ada. Apapun studi itu, implementasi penting. Super penting pengawasan,” tegas Luhut.

Sebagai informasi, tak lama setelah Edhy Prabowo ditangkap KPK di Bandara Soetta, Presiden Jokowi mengangkat Luhut Binsar Panjaitan sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan ad interim. 

 

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0