Kejaksaan Diminta Hentikan Sementara Pilkada

Kajati Kalsel Menjamin Kenetralan Jajarannya Dalam Pilkada Tahun Ini.
Adiantoro - Nasional,Rabu, 14-10-2020 07:48 WIB
Kejaksaan Diminta Hentikan Sementara Pilkada
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Pangeran Khairul Saleh. (Istimewa)

Jakarta, Nusantaratv.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) diminta untuk menghentikan sementara gelaran Pilkada jika terdapat pasangan calaon kepala daerah (Cakada) yang terjerat hukum hingga 9 Desember 2020.

Hal itu dikatakan Wakil Ketua Komisi III DPR RI Pangeran Khairul Saleh, di Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), awal pekan ini, usai mengikuti pertemuan Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi III DPR RI dengan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalsel Arie Ariffin beserta jajaran, di Aula Anjung Papadaan, Kota Banjarmasin.

Saya minta Kejaksaan netral dalam menghadapi Pilkada yang sebentar lagi akan berlangsung. Nah, kita juga minta hentikan sementara kalau ada pasangan calon yang tersentuh masalah hukum hingga 9 Desember pemilihan nanti - ujar Pangeran Khauril, dikutip laman resmi DPR, Rabu (14/10/2020).

Menanggapi permintaan politisi Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) itu, Kajati Kalsel Arie Ariffin mengungkapkan pihaknya menjamin kenetralan jajarannya dalam Pilkada tahun ini.

Kalaupun ada paslon keluarga Jaksa sekalipun, kita minta jajaran netral tidak melakukan keberpihakan - tegas Arie Arifin.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0