HRS: Terima Kasih Pemerintah Arab Saudi

Rizieq membantah berurusan dengan penegak hukum Saudi
Mochammad Rizki - Nasional,Selasa, 10-11-2020 19:05 WIB
HRS: Terima Kasih Pemerintah Arab Saudi
Rizieq Syihab saat menyapa penyambutnya di Bandara Soekarno-Hatta.

Jakarta, Nusantaratv.com - Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab kembali ke Indonesia usai sekitar tiga tahun berada di Arab Saudi. Rizieq pun berterima kasih kepada pemerintah Arab Saudi.

Rizieq mulanya mengisahkan keberhasilannya menyelesaikan disertasi selama tinggal di Saudi. Menurutnya, banyak hal yang tidak bisa dilakukan di Indonesia, tapi bisa dikerjakan saat di Saudi.

Baca juga: Besok Subuh Anies Ketemu Rizieq, Mau Apa? 

"Dan selama di Mekah, alhamdulillah, saya juga sudah menyelesaikan, yaitu disertasi doktor saya, sebanyak 1.000 halaman dalam bahasa Arab, alhamdulillah semua berkah. Dan saya punya putri yang tinggal di Mekah akhirnya punya kesempatan menghafal Al-Qur'an. Jadinya mereka sudah lebih dari 10 juz hafal Al-Qur'an. Ini semua yang di sini kita nggak dapat, di Mekah kita dapat, alhamdulillah," ujar Rizieq, yang disiarkan kanal YouTube FrontTV, Selasa (10/11/2020).

Rizieq menegaskan, kabar yang menyebut ia bermasalah dengan penegak hukum di Saudi adalah bohong. 

"Setiap tahun kita bisa melaksanakan ibadah haji, setiap minggu kita bisa melaksanakan ibadah umroh, kita bisa iktikaf di masjid, bebas, saya bisa ke Madinah, ke Jeddah, ke Taif, ke mana-mana tempat, tidak pernah dilarang oleh otoritas Saudi," kata Rizieq.

"Jadi sekali lagi saya tandaskan, kalau ada mengatakan saya ini kriminal, melanggar hukum, berurusan dengan hukum Saudi, bohong. Jadi sekali lagi dalam forum ini saya ingin sampaikan terima kasih kepada pemerintah Saudi. Saya sampaikan terima kasih kepada pemerintah Saudi dan apresiasi yang tinggi, di mana selama keberadaan saya tiga tahun setengah di sana mereka telah memperlakukan saya secara baik, kemudian mereka telah memberikan segala kemudahan," jelas dia.

Rizieq memastikan kehidupannya di Mekah baik-baik saja. Bahkan, menurut Rizieq kehidupannya di sana nikmat.

"Saya malu sekali kalau saya dikatakan di Mekah susah, diasingkan. Nggak. Di Mekah nikmat," tutur Rizieq. 

"Di sini saya banyak kawan, di sana saya dapat kawan juga banyak. Di sini kita punya jemaah, di sana kita juga punya jemaah, di sini kita buka pengajian di sana juga kita buka pengajian," tandasnya.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0