Habib Rizieq Beri Sinyal Penuhi Panggilan Polda Metro

Habib Rizieq Ingatkan Laskar dan Simpatisan untuk Menerapkan Protokol Kesehatan.
Adiantoro - Nasional,Sabtu, 05-12-2020 16:10 WIB
Habib Rizieq Beri Sinyal Penuhi Panggilan Polda Metro
Habib Rizieq Shihab. (Istimewa)

Jakarta, Nusantaratv.com - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab bakal diperiksa polisi. Dia akan dimintai keterangan terkait dugaan pelanggaran protokol kesehatan dalam acara yang menimbulkan kerumunan massa di masa pandemi Covid-19, beberapa waktu lalu.

Pentolan FPI itu dijadwalkan diperiksa penyidik Polda Metro Jaya pada Selasa (1/12/2020), namun dia tidak hadir. Polda Metro Jaya juga telah melayangkan panggilan kedua terhadap Habib Rizieq untuk diperiksa pada Senin (7/12/2020).

Kendati hingga kini dia belum memastikan apakah nantinya akan hadir, namun sudah ada sinyal jika suami dari Syarifah Fadhlun Yahya itu akan datang ke Polda Metro Jaya.

Melalui pengacaranya, Aziz Yanuar, Habib Rizieq meminta laskar maupun simpatisan agar tidak datang ke kantor polisi. FPI merespons tekanan dari sejumlah kalangan yang khawatir pendukung Habib Rizieq akan mendatangi Polda Metro Jaya jika dia nanti diperiksa penyidik dalam kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan.

Pesan Habib Rizieq jangan menimbulkan kerumunan, dan tidak perlu berbondong-bondong untuk pemeriksaan nanti - kata Aziz, Sabtu (5/12/2020).

Habib Rizieq, sebut Aziz, mengingatkan laskar dan simpatisan untuk menerapkan protokol kesehatan dalam mencegah penyebaran Covid-19.

Iya pokoknya pesan Habib Rizieq hindari kerumunan tidak perlu berkerumun-kerumunan saat ini. Dua hal ini kemudian harus tetap menjaga protokol kesehatan dimana pun berada - tukas Aziz.

Diketahui, Habib Rizieq dan menantunya dipanggil polisi terkait kerumunan di acara pernikahan putri keempatnya, Syarifah Najwa Shihab di kediamannya di Petamburan, Jakarta Pusat (Jakpus), pada Sabtu (14/11/2020), sekaligus peringatan perayaan Maulid nabi Muhammad SAW.

Kerumunan tersebut diduga melanggar protokol kesehatan Covid-19 dan ketentuan pidana lainnya. Kasus ini sendiri telah naik statusnya dari penyelidikan ke penyidikan. Polisi sebelumnya juga telah meminta keterangan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria, serta beberapa orang lainnya. 
 

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0