Faisal Basri Nilai Pemerintah Salah Arah Hadapi Pandemi Corona

sekarang pemerintah melakukan testing lebih banyak, sampai kemarin sudah 12 ribu per 1 juta penduduk. Tapi itu hanya lebih...
Raymond - Nasional,Kamis, 01-10-2020 18:15 WIB
Faisal Basri Nilai Pemerintah Salah Arah Hadapi Pandemi Corona
Faisal Basri

Nusantaratv.com - Ekonom Senior Indef Faisal Basri menyebut bahwa pemerinta sampai saat ini masih belum menemukan penanganan covid-19 yang secara tepat. Dimana saat ini, pemerintah juga bergantung kepada vaksin yang belum tentu efektif.

"Oke sekarang pemerintah melakukan testing lebih banyak, sampai kemarin sudah 12 ribu per 1 juta penduduk. Tapi itu hanya lebih tinggi dari 12 negara yang kasusnya di atas 10 ribu," tegasnya hari ini, dalam sebuah diskusi webinar di Jakarta.

Selain itu, pemerintah juga kerap mengandalkan sektor ekonomi sebagai salah satu kekuatan dalam menghadapi derasnya pandemi corona di Indonesia.

"Namun, kuncinya bukan di sektor keuangan untuk mengatasi Covid-19 ini. Sampai sekarang pun belum ada strategi jangka pendek dan menengahnya. Semua di- by pass mengandalkan hadirnya vaksin,” tefas Faisal.

Menurutnya, setidaknya dari 10 negara itu antara lain di Afrika yang pendapatannya rendah serta dua negara lainnya di Asia yaitu Afghanistan dan Myanmar.

"Sudah habis-habisan uang untuk testing tapi contact tracingnya lemah dan itu diakui oleh juru bicara Satgas Covid-19," sambungnya lagi.

Selain itu, adanya skema testing dengan tidak disertai penelusuran kontak fisik sehingga akibatnya wabah Covid-19 terus menjalar dengan 4 ribuan kasus per hari.

"Saya perkirakan hanya butuh 11 hari saja untuk mencapai 300 ribu kasus. Kalau Covid-nya ini tidak diatasi secara serius maka akan mungkin seluruh sektor industri akan ikut terhempas," pungkasnya. 

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0