Empat Aktivis KAMI Medan Tersangka, Barbuknya Chat dan Foto di WA Group

Unjuk rasa kemarin ada yang anarkis, vandalisme yang merusak fasilitas dinas Polri, fasilitas pemerintah dan fasilitas umum
Raymond - Nasional,Jumat, 16-10-2020 09:45 WIB
Empat Aktivis KAMI Medan Tersangka, Barbuknya Chat dan Foto di WA Group
Irjen Pol Argo Yuwono

Nusantaratv.com - Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Pol Argo Yuwono mengungkapkan terkait empat tersangka aktivis KAMI (Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia) Medan. Adapun keempatnya dinilai melakukan provokasi melalu group WhatsApp.

Aktivis tersebut adalah KA, J, NZ dan WRP yang telah ditetapkan sebagai tersangka, dan KA adalah kepala admin dalam grou WhatsApp KAMI Medan. "KA adalah admin WAG KAMI Medan," tegas Argo, kepada awak media, kemarin.

Ia menjelaskan, pihaknya menemukan sejumlah bukti yakni foto kantor DPR RI disetai tulisan "Dijamin komplit kantor sarang maling dan setan".

Selain itu, KA juga menulis "Mengumpulkan saksi untuk melempari DPR dan melempari polisi" dan "Kalian jangan takut dan jangan mundur" dalam group WhatsApp itu.

Sedangkan J telah menuliskan pesan "Batu kena satu orang, bom molotov bisa ngebakar 10 orang, bensin bisa berceceran", "Buat skenario seperti 98, penjarahan toko Cina dan rumah-rumahnya, preman diikutkan untuk menjarah".

Adapun NZ dan WRP masing-masing menuliskan "Yakin pemerintah sendiri bakal perang sendiri sama Cina" dan "Besok wajib bawa bom molotov" di grup WA tersebut.

Sebagai informasi, keempatnya tersangka setelah Siber Bareskrim memantau adanya konten provokasi di grup percakapan dari Medan yang mendorong demonstran melakukan aksi demonstrasi yang anarkis, melakukan vandalisme dan melukai aparat.

"Unjuk rasa kemarin ada yang anarkis, vandalisme yang merusak fasilitas dinas Polri, fasilitas pemerintah dan fasilitas umum, melukai orang salah satunya petugas, contohnya di Medan, polisi menjadi korban unjuk rasa anarkis. Dengan adanya anarkis dan vandalisme akibat unjuk rasa ini, kami cek ada beberapa kegiatan terpantau di medsos dari Medan. Pola yang digunakan pola hasut, pola hoaks," tutup Argo.

 

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0