Dikritik Karena Borgol Tokoh KAMI, Ini Jawaban Polri

Banyak pihak mengkritik tindakan polisi terhadap aktivis KAMI
Mochammad Rizki - Nasional,Jumat, 16-10-2020 20:12 WIB
Dikritik Karena Borgol Tokoh KAMI, Ini Jawaban Polri
Konferensi pers penangkapan tokoh KAMI.

Jakarta, Nusantaratv.com - Sejumlah pihak mengkritik tindakan Polri yang memborgol dan 'memamerkan' ke publik tokoh Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), yang ditangkap karena diduga menyulut kebencian melalui media elektronik. 

Perlakuan polisi dinilai berlebihan dan tak tepat. 

Baca juga: Borgol dan 'Pamerkan' Tokoh KAMI, Denny JA Kecam Polisi 

Polri pun angkat bicara menanggapi sorotan tersebut. 

Menurut Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono aksi tersebut dilakukan, sebagai bukti tidak-adanya perlakuan istimewa polisi terhadap siapapun dan pelaku kejahatan apapun. 

"Selama ini kita sampaikan, 'Sama kan tidak ada perbedaan dengan tersangka lain kan'," ujar Awi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (16/10/2020). 

Mengenai adanya pihak yang membandingkan perlakuan Polri terhadap Djoko Tjandra dan Brigjen Prasetijo, Awi memastikan hal tersebut keliru.

Keduanya, seperti Jumhur Hidayat cs, kata Awi juga diperlakukan sama yakni mengenakan baju tahanan. 

Diketahui, polisi yang merupakan tersangka kasus penerbitan surat jalan Djoko Tjandra itu, sempat tak memakai rompi tahanan saat dilimpahkan. 

Tapi, ia kini berbaju tahanan ketika pelimpahan kasus suap red notice Djoko Tjandra.

"Tadi kan (Prasetijo) pakai baju tahanan kan," tandas Awi.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0