Berpendidikan, Pelaku Mutilasi Rinaldi Sempat Kuliah di UI

Laeli kuliah di UI angkatan 2012
Mochammad Rizki - Nasional,Jumat, 18-09-2020 10:34 WIB
Berpendidikan, Pelaku Mutilasi Rinaldi Sempat Kuliah di UI
Laeli Atik Supriyatin.

Jakarta, Nusantaratv.com - Polisi menangkap pelaku mutilasi manajer HRD perusahaan konstruksi asal Jepang, Rinaldi Harley Wismanu.

Pelaku merupakan sepasang kekasih, yakni Laeli Atik Supriyatin (LAS) dan Djumadil Al Fajri (DAF).

Pemuda 32 tahun (sebelumnya 33 tahun) itu dihabisi nyawanya, saat berhubungan seks dengan Laeli. Kepala Rinaldi dihantam Djumadil menggunakan batu bata dan tubuhnya ditusuk pisau berulang kali, sampai akhirnya dimutilasi. 

Baca juga: Saat Rinaldi Hubungan Badan, Kekasih Pelaku Mutilasi Sembunyi di Kamar Mandi 

Pria 26 tahun itu menyerang korban, setelah sebelumnya bersembunyi di kamar mandi kamar Apartemen Pasar Baru Mansion, Jakarta Pusat.

Bersama Laeli, Djumadil memang telah merencanakan pembunuhan Rinaldi, guna menguasai harta-bendanya. Total uang Rp 97 juta dan sejumlah barang berharga milik korban berhasil keduanya gasak.

Adapun Laeli dan Rinaldi bisa saling kenal, setelah berkomunikasi melalui aplikasi Tinder. Usai lanjut komunikasi intensif melalui WhatsApp (WA), Rinaldi yang lulusan Universitas Gajah Mada (UGM) ini akhirnya mengajak Laeli berhubungan badan.

Mereka kopi darat, pasca Laeli mengutarakan niat meminjam uang Rp 2 juta kepada Rinaldi, yang belakangan dipenuhi.

Sama seperti Rinaldi, Laeli juga merupakan orang terdidik. Ia pernah mengenyam pendidikan di Universitas Indonesia (UI).

Informasi ini tercantum di banyak laman, baik laman resmi maupun media sosial.

Salah satunya situs pangkalan data perguruan tinggi se-Indonesia milik kementerian, forlap.ristekdikti.go.id.

Disebutkan pada situs, Laeli mengambil program studi (prodi) S1 geografi.

Status Laeli sebagai mahasiswi perguruan tinggi negeri itu, juga pernah diunggah akun Dewan Perwakilan Mahasiswa UI, @DP_UI.

Akun tersebut mem-posting gambar yang berisi foto Laeli yang tampak mengenakan jilbab, dan keterangannya.

Keterangan itu salah satunya menjelaskan jika Laeli merupakan mahasiswa angkatan 2012.

"Selamat kepada Laeli Atik (FMIPA) UI 2012 yang telah melalui mekanisme open tender PO Pemira UI 2014, dengan hasil akhir Lulus Bersyarat," bunyi keterangan pada gambar yang diunggah @DP_UI.

Beragam informasi mengenai Laeli, yang ada di dunia maya, sebelum akhirnya ia ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan keji itu. 

Kini, nasi telah jadi bubur. Penyesalannya takkan mampu mengembalikan nyawa Rinaldi.

Bersama pacarnya, Laeli harus mempertanggungjawabkan perbuatan sadisnya. Ia terancam hukuman mati atau penjara seumur hidup.

"Kami menjerat kedua tersangka dengan Pasal 340 KUHP, yang ancamannya hukuman mati atau penjara seumur hidup. Serta Pasal 338 KUHP dan atau Pasal 365 KUHP," tandas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
1
angry
0
sad
0
wow
0