Benarkah Indonesia Ikutan Berburu Alien Pada 2021?

Perburuan exoplanet hanyalah salah satu dari beberapa proyek yang akan datang untuk Lapan,
Sarah Fiba - Nasional,Jumat, 30-10-2020 11:03 WIB
Benarkah Indonesia Ikutan Berburu Alien Pada 2021?
(Scholae)

Nusantaratv.com- Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) telah berjanji untuk mulai mencari exoplanet dan kehidupan di luar tata surya pada tahun 2021.

"Media menggunakan istilah 'mencari kehidupan ekstraterestrial', tetapi istilah teknisnya adalah pencarian exoplanet yang layak huni," kata kepala Lapan Thomas Djamaluddin, Rabu (28/10) dikutip Jakpost via ANN. 

Dilaporkan, proyek pencarian exoplanet itu akan dimulai pertama kali di Indonesia menyusul pembangunan National Observatory di Gunung Timau di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Dipuji sebagai observatorium terbesar di Asia Tenggara, fasilitas ini mulai dibangun pada tahun 2017 di bawah kemitraan Lapan, Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Nusa Cendana di Kupang, serta pemerintah daerah.

“Semula (konstruksi) diharapkan selesai pada 2020, tapi ditunda hingga 2021 karena beberapa kendala, antara lain akses jalan dan pandemi Covid-19,” tambah Thomas.

Thomas menegaskan bahwa perburuan exoplanet hanyalah salah satu dari beberapa proyek yang akan datang untuk Lapan, yang juga akan memberikan pendidikan publik di bidang astronomi melalui pusat observasi baru. 

Dengan teleskop canggih berdiameter 3,8m, observatorium itu akan membantu para astronom dalam berburu exoplanet yang mungkin menjadi tempat kehidupan seperti planet Bumi.

Data yang dikumpulkan oleh Transiting Exoplanet Survey Satellite (TESS) NASA mengungkapkan bahwa para astronom telah menemukan lebih dari 3.000 exoplanet di luar tata surya setelah 20 tahun pengamatan di darat dan di luar angkasa.

TESS baru-baru ini menemukan kemungkinan zona layak huni pertama, sebuah planet seukuran Bumi bernama TOI-700d, yang terletak 102 tahun cahaya dari Bumi.

Ini berpotensi menjadi rumah bagi air dan memiliki atmosfer yang dapat menopang kehidupan.

Dengan adanya pusat pengamatan astronomi di Nusa Tenggara Timur, Indonesia akan segera bergabung dengan negara lain dalam perburuan exoplanet zona layak huni.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0