Begini 'Zigzag' Istana Soal Jumlah Halaman UU Omnibus Law yang Berubah-ubah

Jadi… ini sama dengan naskah RUU Cipta Kerja yang disampaikan DPR kepada Presiden
Raymond - Nasional,Kamis, 22-10-2020 20:00 WIB
Begini 'Zigzag' Istana Soal Jumlah Halaman UU Omnibus Law yang Berubah-ubah
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno

Nusantaratv.com - Polemik jumlah halaman pada Undang-Undang Cipta Kerja sampai saat ini masih menjadi perhatian publik. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno menjelaskan, bahwa sebelum disampaikan kepada Presiden Jokowi, setiap naskah RUU diformat dan dicek secara teknis terlebih dahulu oleh Kemensetneg. 

Adapun substansi RUU Cipta Kerja dalam format yang disiapkan Kemensetneg kata Pratikno berjumlah 1.187 halaman.

“Jadi… ini sama dengan naskah RUU Cipta Kerja yang disampaikan DPR kepada Presiden,” ujarnya, hari ini.

Menurutnya, hal tersebut dilakukan agar siap untuk diundangkan. “Setiap item perbaikan teknis yang dilakukan seperti typo dan lain lain. Semuanya dilakukan atas persetujuan pihak DPR, yang dibuktikan dengan paraf Ketua Baleg,” ungkapnya.

Menurutnya, menilai kesamaan dokumen hanya dari jumlah halaman tidaklah tepat. Pasalnya ada hal-hal teknis yang mempengaruhi jumlah halaman.

“Kami sampaikan, mengukur kesamaan dokumen dengan menggunakan indikator jumlah halaman, itu bisa misleading. Sebab, naskah yang sama, yang diformat pada ukuran kertas yang berbeda, dengan margin yang berbeda dan font yang berbeda, akan menghasilkan jumlah halaman yang berbeda. Setiap naskah UU yang akan ditandatangani presiden dilakukan dalam format kertas presiden dengan ukuran yang baku,” tutup Pratikno.

Seperti diketahui sebelumnya, PP Muhammadiyah mengonfirmasi jumlah draf RUU Ciptaker yang diterima berjumlah 1.187 halaman. Sementara DPR sebelumnya menyatakan jumlahnya 812 halaman.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0