Akhir Pandemi Tak Bisa Diprediksi, Masyarakat Diminta Terus Terapkan Protokol Kesehatan

Ia meminta masyarakat tak menanyakan kapan pandemi berakhir
Mochammad Rizki - Nasional,Selasa, 04-08-2020 18:18 WIB
Akhir Pandemi Tak Bisa Diprediksi, Masyarakat Diminta Terus Terapkan Protokol Kesehatan
Ilustrasi peta corona global. (Net)

Jakarta, Nusantaratv.com - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 meminta masyarakat terus disiplin menerapkan protokol kesehatan. Sebab, menurut mereka akhir dari pandemi virus corona belum bisa diprediksi. 

Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito, mulanya menjelaskan wabah penyakit yang juga pernah menjangkiti masyarakat dunia, hingga memakan puluhan hingga ratusan juta korban jiwa. Antara lain black death, Spanish flu, sampai the modern plague. 

Baca juga: Ini Sebaran Corona di Indonesia per 4 Agustus 

Menurutnya, pandemi tersebut berlangsung dengan jangka waktu yang beragam, dari satu sampai puluhan tahun.

"Setelah itu, wabah yang terjadi berlangsung lebih cepat, yaitu berlangusng selama kurang lebih 1-2 tahun. Dan dari sejarah pandemi global, tercatat bahwa lama waktu wabah berlangsung cukup bervariasi, tergantung dari jenis sumber wabah," ujar Wiku dalam konferensi pers yang disiarkan kanal YouTube BNPB, Selasa (4/8/2020).

Ia pun mengaitkan fakta tersebut dengan lama waktu berlangsungnya wabah virus corona di seluruh dunia. 

"Covid-19 masih belum dapat diprediksi akan berlangsung sampai kapan. Namun seluruh elemen yang terlibat dalam penanganan Covid-19, tidak hanya di Indonesia, namun juga di seluruh dunia, berusaha keras agar kita semua dapat terlepas dari wabah ini," imbuhnya.

Menurutnya perlu kerja sama seluruh pihak, baik pemerintah dengan masyarakat, sehingga protokol kesehatan senantiasa dijalankan. 

"Karena dengan melakukan protokol kesehatan yang disiplin, tidak hanya melindungi Anda, tetapi juga melindungi orang lain," jelasnya. 

Wiku menilai, virus corona sangat berbahaya, sehingga penting untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.

Ia pun mengatakan, saat ini bukan waktu yang tepat menanyakan kapan pandemi berakhir. Tapi kapan seluruh masyarakat bisa disiplin menerapkan protokol kesehatan, yakni mengenakan masker, menjaga jarak, rajin mencuci tangan dan lainnya. 

Sebab upaya tersebut merupakan kunci keberhasilan menghadapi wabah corona, serta merupakan solusi paling murah dan mudah karena berasal dari diri masyarakat.

"Kami mohon kepada saudara-saudara sekalian agar betul-betul dapat mempromosikan perilaku hidup bersih dan sehat, terutama protokol kesehatan dengan rajin cuci tangan, jaga jarak, selalu pakai masker, dan menggunakan face shield tidak cukup apabila tidak menggunakan masker. Dan mari kita saling mengingatkan, sekali lagi mulai dari kita," papar Wiku.

"Dan sekali lagi saya ulangi, jangan tanyakan kapan pandemi akan berakhir, tapi tanyakan kepada diri kita, kapan bisa disiplin pakai masker, jaga jarak, dan cuci tangan. Kami yakin Indonesia bisa," sambungnya.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0