Agar Tak Jadi Korban Covid-19, Dokter dan Nakes Diminta Batasi Jam Kerja

Jumlah nakes RI yang meninggal dunia akibat terpapar Covid-19 dinilai cukup tinggi
Mochammad Rizki - Nasional,Rabu, 05-08-2020 11:35 WIB
Agar Tak Jadi Korban Covid-19, Dokter dan Nakes Diminta Batasi Jam Kerja
Pemakaman korban Covid-19. (Antara)

Jakarta, Nusantaratv.com - Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 meminta dokter serta tenaga kesehatan (nakes) disiplin menerapkan protokol kesehatan, dan membatasi jam kerja saat menangani pasien virus corona. 

Hal itu disampaikan agar mereka tak terpapar Covid-19, hingga akhirnya meninggal dunia. 

Baca juga: Puncak Wabah Corona RI Belum Kelihatan Juga 

"Membatasi jam kerja agar tidak kelelahan yang dapat berakibat menurunkan imunitas," ujar Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Covid-19, Wiku Adisasmito, Rabu (5/8/2020). 

Wiku turut meminta rumah sakit dan dokter memberikan perlindungan penuh kepada tenaga kesehatan yang menangani pasien Covid-19.

"Setiap RS dan dokter harus memberikan perlindungan penuh pada para nakes," ucapnya. 

Sebelumnya, Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyoroti tingginya persentase kematian nakes, jika dibandingkan total kematian akibat corona di Indonesia.

Ketua IAKMI Dedi Supratman, mengatakan Indonesia menempati peringkat ketiga tertinggi di dunia dengan persentase kematian 2,4 persen dari total 89 kematian nakes akibat Covid-19 per 13 Juli 2020. Data ini dihimpun dari Pandemic Talks.

Persentase kematian nakes akibat Covid-19 di Indonesia berada di bawah Rusia yang mencapai 4,7 persen, dan Mesir 2,8 persen.

"Jika kita lihat angka absolut memang angka kematian nakes di Indonesia tidak sebanyak yang di luar negeri. Tapi jika kita bandingkan dengan angka kematian total suatu negara dan kita ambil persentasenya, maka angka (tingkat) kematian Indonesia sangat tinggi," kata Dedi, Senin (3/8/2020). (CNNIndonesia.com) 

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0