Abaikan Prokes di Nikahan Putri Rizieq, Kepala KUA Tanah Abang Dicopot

Sukana dicopot Menag Fachrul Razi
Mochammad Rizki - Nasional,Senin, 23-11-2020 17:44 WIB
Abaikan Prokes di Nikahan Putri Rizieq, Kepala KUA Tanah Abang Dicopot
Pernikahan putri Rizieq Shihab. (Instagram)

Jakarta, Nusantaratv.com - Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi mencopot Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Tanah Abang Sukana. Sukana dimutasi setelah mengabaikan protokol kesehatan (prokes) Covid-19, saat menikahkan putri pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab.

"Sukana mulai hari ini tidak lagi mendapat mandat tugas tambahan sebagai Kepala KUA. Sukana dimutasi sebagai penghulu di Kemenag Jakarta Pusat," ujar Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama (Kemenag), Kamaruddin Amin, Senin (23/11/2020).

Baca juga: Dikritik Turunkan Baliho Rizieq, Pangdam Jaya:Yang Dukung Lebih Banyak! 

"Keputusan ini sejalan dengan komitmen Menag Fachrul Razi bahwa keluarga besar Kementerian Agama harus ketat dalam menjalankan protokol kesehatan demi menghindari penularan Covid-19 dalam melakukan pelayanan," sambung Kamaruddin.

Pencopotan dilakukan setelah tim Itjen Kemenag melakukan investigasi terhadap pernikahan putri Rizieq.

Hasil investigasi menyebutkan, Sukana dianggap mengabaikan protokol kesehatan saat menjalankan tugas dalam acara tersebut.

"Kepala KUA Tanah Abang dinilai mengabaikan ketentuan terkait protokol kesehatan saat menjalankan tugas pencatatan pernikahan Muhamad Irfan dan Najwa Syihab di Petamburan, 14 November 2020," jelas Kamaruddin.

Padahal, kata dia, penerapan protokol kesehatan  sudah jelas diatur dalam Surat Edaran Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama Nomor: P-006/DJ.III/Hk.00.7/06/2020 tanggal 10 Juni 2020 tentang Pelayanan Nikah menuju Masyarakat Produktif Aman Covid.

Di samping Sukana, Kementerian Agama juga mencopot Kepala Kantor Kemenag Jombang melalui Surat Keputusan Menteri Agama No 032232/B.II/3/2020 tanggal 26 Oktober. Sanksi dijatuhkan usai Kepala Kankemenag Jombang menggelar pesta pernikahan yang menyebabkan kerumunan pada 4 Oktober 2020.

"Arahan Menag tegas dan jelas. Kelalaian atas pelaksanaannya pasti akan diberi tindakan tegas, karena dapat membahayakan orang banyak yang ada di tempat itu, dan juga akan membahayakan anak-anak dan keluarga mereka di rumah saat virus itu terbawa ke rumah," tandas Kamaruddin.

Sebelumnya, Sukana juga dipanggil Polda Metro Jaya untuk diklarifikasi terkait kerumunan acara pernikahan anak Rizieq.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0