Viral, Gerombolan Bermotor Berulah, Warga Tasikmalaya Minta Polisi Tegas

Aksi brutal sekelompok pengendara motor ini berhasil direkam oleh kamera salah seorang warga yang kemudian mengunggahnya...
Supriyanto - Nasional,Rabu, 25-11-2020 10:20 WIB
Viral, Gerombolan Bermotor Berulah, Warga Tasikmalaya Minta Polisi Tegas
ilusrasi sekelompok pemotor.

Nusantaratv.com - Sekelompok orang bermotor kembali berulah di Kota Tasikmalaya. Mereka merusak salah satu warnet yang ada di Jalan Perempatan Gunung Sabeulah, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya.

Aksi brutal sekelompok pengendara motor ini berhasil direkam oleh kamera salah seorang warga yang kemudian mengunggahnya di media sosial. 

Dalam tayangan video amatir tersebut, terlihat sekelompok remaja yang menggunakan sepeda motor datang dari arah jalan Gunung Sabeulah menuju Jalan Mitra Batik. 

Tiba di perempatan Gunung Sabeluah, tiba-tiba mereka berhenti. Salah seorang dari mereka lalu turun. Dengan bersenjatakan sebatang kayu, pengendara motor itu merusak warnet yang ada di seberang jalan.

Tak hanya seorang, beberapa temannya pun ikut-ikutan melakukan perusakan dengan melemparkan batu. Tidak hanya warnet, dua sepeda motor yang sedang diparkir pun ikut mereka rusak.

Dari keterangan pemilik warnet, Adi Wijana, kejadian itu berlangsung Senin, (23/11/2020) pukul 3.00 dini hari. Saat itu dirinya sedang menunggui warnet, dari kamera CCTV ia melihat ada delapan sepeda motor datang dengan suara keras berhenti di depan warnet.

Baca Juga: Maluku Tengah Diguncang Gempa Magnitudo 3,9

“Gerombolan itu sempat melempar dengan batu, botol dan merusak dua unit sepeda motor milik temannya hingga rusak. Saya langsung menutup warnet, karena khawatir menyerang ke dalam,” ucapnya.

Menurutnya, setelah menyerang dan merusak, gerombolan tersebut langsung balik arah menuju Gunung Sabeulah. Dirinya pun langsung melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Namun hingga kini polisi belum mengetahui pelaku pengrusakan tersebut, ungkapnya.

Dari keterangan warga, kejadian penyerangan tersebut bukan pertama kali terjadi, karena gerombolan bermotor itu setiap malam kerap bikin ulah dengan menggaur-gaur knalpot bising. Warga tidak ada yang berani melarang, karena takut menjadi sasaran penyerangan dan melukai mereka. 

“Kami berharap, ada tindakan tegas dari pihak kepolisian. Karena ulah gerombolan itu sudah membuat resah dan mengganggu di saat warga sedang istirahat,” ucap dia.***

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0