Usai Relawan KIP Progo 5, Risma Dilaporkan Lagi

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dilaporkan DPD Kongres Advokat Indonesia (KAI) Jawa Timur.
Alamsyah - Nasional,Minggu, 25-10-2020 00:50 WIB
Usai Relawan KIP Progo 5, Risma Dilaporkan Lagi
Tri Rismaharini

Jakarta, Nusantaratv.com - Diduga melakukan pelanggaran kampanye,
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dilaporkan DPD Kongres Advokat Indonesia (KAI) Jawa Timur. DPD KAI Jatim laporkan Risma ke Gubernur Jatim, Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Bawaslu dan Mendagri. 

Pelaporan ini buntut dari Risma menggelar kampanye daring yang dinilainya melanggar aturan.

"Wali Kota menyuruh warga memilih cawali Eri Cahyadi dan menjelekkan cawali lainya. Padahal kampanye itu tidak ada izinnya," ujar Ketua DPD KAI Jatim Abdul Malik.

"Dalam kampanye daring itu Risma juga bohong menyebut Eri sebagai anaknya. Saya ini praktisi hukum, Eri bukan dilahirkan Risma," katanya. 

Malik menegaskan pelanggaran yang dilakukan Risma pada 18 Oktober lalu adalah pelanggaran berat. 

"Kalau Risma beralasan kampanye yang dia lakukan di hari Minggu, Suhartono juga kena pidana pemilu karena ikut menyambut Sandiaga Uno di hari Minggu. Kebetulan saya pengacara Suhartono dalam menghadapi proses hukum pidana pemilu itu. Jadi sudah ada yurisprudensi-nya, bahwa Risma melakukan pelanggaran berat dan bisa kena hukuman penjara," kata advokat senior itu.

Hal sama juga diutarakan Praktisi Hukum Indra Priangkasa. Ia mengatakan Wali Kota Risma bukan hanya melanggar soal izin kampanye, tetapi juga Risma diduga menyalahgunakan wewenang sebagaimana diatur dalam PKPU 11 pasal 71 ayat 1, 2, dan 3. Penyebabnya adalah karena diantara peserta yang ikut siaran zoom itu adalah UMKM binaan Pemkot Surabaya. 

"Di situ ada UMKM binaan, saya melihatnya Risma ingin menagih utang budi, karena ada ajakan Risma memenangkan paslon Eri-Armuji," ujarnya. 

Plt Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Surabaya, Irvan Widyanto sebelumnya memberikan klarifikasi. Ia menjelaskan bahwa Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini telah mengajukan izin cuti kampanye saat menggelar kegiatan bertema "Roadshow Online Berenerji" pada, Minggu (18/10). 

"Jadi, kegiatan kampanye Ibu Wali Kota sudah sesuai dengan prosedur dan sudah ada penjelasan tertulis dari Pemprov Jatim. Makanya tidak benar jika Ibu Wali Kota melanggar aturan. Karena beliau telah melalui prosedur dan aturan yang ada. Apalagi kampanye yang dilakukan Ibu Wali Kota pada 18 Oktober 2020 tersebut adalah hari libur," kata Irvan. 

Sebelum DPD KAI Jatim, Risma juga dilaporkan dengan kasus yang sama oleh relawan KIP Progo 5.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0