Tuding Corona Rekayasa, Anggota DPRD Ambon Diminta Tinggal di Tempat Karantina

Wali Kota pun meminta Gunawan berkantor di lokasi karantina
Mochammad Rizki - Nasional,Rabu, 12-08-2020 10:00 WIB
Tuding Corona Rekayasa, Anggota DPRD Ambon Diminta Tinggal di Tempat Karantina
Hotel Everbright, Ambon. (Net)

Ambon, Nusantaratv.com - Anggota DPRD Kota Ambon Gunawan Mochtar menuding virus corona merupakan rekayasa pemerintah daerah untuk menghabiskan anggaran. Menurutnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon hingga kini tak bisa membuktikan jika pasien-pasien yang meninggal dunia di rumah sakit lantaran akibat menderita Covid-19.

Baca juga: Pulang dari Jakarta, Anggota DPRD Ketapang Positif Covid-19

Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang menghabiskan anggaran miliaran rupiah, juga dinilainya tak membuat kondisi membaik. 

Menanggapi hal itu, Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy meminta Gunawan tinggal bersama pasien positif Covid-19 di lokasi karantina. 

"Kalau mau membuktikan bahwa Covid itu rekayasa silakan saudara datang tinggal bersama pasien Covid di lokasi karantina di Hotel Everbright," ujar Richard, Selasa (11/8/2020). 

Richard pun meminta Gunawan berkantor di lokasi karantina pasien corona. Sehingga bisa memastikan virus tersebut ada atau tidak. 

"Kalau tak percaya silakan datang saja dan tinggal di sana, bekerja di sana, supaya bisa buktikan bahwa kamu sehat atau terpapar," jelas Richard.

Menurutnya Pemkot telah membuktikan bahwa virus corona benar-benar ada dan bukan rekayasa pemerintah. Hal itu dibuktikan dengan peningkatan kasus warga yang terinfeksi. 

"Per Selasa (11/8/2020) sebanyak 832 orang. Kasus terkonfirmasi per hari meningkat, lalu di mana rekayasa, dan di mana uang daerah digunakan untuk foya-foya?" tuturnya. 

Richard berpandangan pernyataan politikus PKB merupakan pernyataan perorangan dan bukan pernyataan lembaga. Karena, kata dia DPRD Ambon mendukung penuh penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota Ambon. 

"Jadi itu pernyataan ngawur, pernyataan bikin gaduh, dan pernyataan yang bersumber perorangan," tandasnya. 

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0