Tekan Covid-19, Belasan Ruas Jalan di Bandung Ditutup

Cara ini dinilai efektif
Mochammad Rizki - Nasional,Minggu, 06-12-2020 02:08 WIB
Tekan Covid-19, Belasan Ruas Jalan di Bandung Ditutup
Salah satu ruas jalan di Kota Bandung. (Net)

Bandung, Nusantaratv.com - Wakapolrestabes Bandung AKBP Yade Setiawan Ujung menegaskan kembali pentingnya masyarakat menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Apalagi, kini Bandung masuk ke dalam zona merah penyebaran virus corona.

Karenanya, guna menekan angka penularan personel kepolisian menutup 12 ruas jalan di kota itu.

Baca juga: Komedian AS Meninggal Usai Kampanye Bahaya Covid-19

"(Penutupan) bukan hanya hari ini, kita laksanakan penutupan ruas jalan setiap malam minggu dan setiap hari-hari tertentu yang kita anggap penting, nah untuk malam minggu kita ada 12 ruas jalan sampai ring 2, kita tutup tujuannya untuk membatasi aktivitas lalu-lintas masyarakat, khususnya lalu-lintas orang untuk menekan angka COVID-19 di Kota Bandung," kata Yade, Bandung, Sabtu (5/12) malam.

Menurut Yade, dalam rapat terbatas yang digelar Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung, saat ini penyebaran corona di daerah tersebut masih sangat masif, serta sulit dikendalikan.

Sehingga, kata dia, penutupan ruas jalan merupakan salah satu usaha yang dinilai efektif untuk mengurangi potensi kerumunan.

"Salah satu yang efektif adalah diskresi buka-tutup jalan, khususnya jalan protokol yang memang memicu potensi kerumunan masyarakat, seperti kita lihat sekarang di Jalan Asia Afrika dan langkah-langkah lainnya, kita tutup dan menempatkan petugas yang memberikan woro-woro agar masyarakat kembali ke rumah dan tidak berkerumun," papar Yade.

Penutupan jalan ini melibatkan total 340 personel gabungan dari Polrestabes, Kodim, Polda Jawa Barat, Satpol PP dan pihak lainnya diturunkan.

"Saya mengimbau kepada masyarakat Kota Bandung, bahwa perlu kita sadari pandemi Covid-19 masih ada. Angka penularannya bisa lebih masif dibanding bulan-bulan awal April, Mei, Juni. Tempat tidur di rumah sakit rujukan Covid-19 juga sudah hampir 90 persen, artinya masih ada penularan yang makin masif," jelasnya.

"Kita harapkan masyarakat mematuhi aturan 3M dan 1T, yaitu mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak dan tidak berkerumun. Bila tidak ada kegiatan yang terlalu penting, lebih baik berdiam diri di rumah," imbuhnya.

Rencananya, kata Yade, Forum Lalu-Lintas Kota Bandung memetakan penambahan ruas jalan di Kota Bandung yang ditutup, bahkan dari siang hingga malam.

"Hal itu untuk meminimalisasi pergerakan lalu lintas, agar tidak berkerumun. Kita lihat dalam 12 hari ke depan, kita evaluasi lagi. Kalau angka menurun, kita kaji soal relaksasi," tandas Yade, dikutip dari Detik.com.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0