Risma Pimpin Langsung Operasi Protokol Kesehatan di Surabaya

Pemkot Surabaya menggelar patroli protokol kesehatan. setiap akhir pekan
Ramses Rianto Manurung - Nasional,Minggu, 18-10-2020 19:15 WIB
Risma Pimpin Langsung Operasi Protokol Kesehatan di Surabaya
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memimpin langsung operasi protokol kesehatan di Taman Bungkul Surabaya/ist

Surabaya, Nusantaratv.com-Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memimpin langsung operasi protokol kesehatan di sejumlah pusat keramaian di Kota Surabaya. Langkah ini dilakukan untuk memutus rantai penularan covid-19.

Saat memimpin operasi protokol kesehatan di Taman Bungkul, Sabtu (17/10/2020) Risma  meminta petugas Linmas dan Satpol PP memblokade setiap akses jalan masuk dan keluar. Para pengunjung yang didominasi anak muda itu, tidak bisa keluar atau kabur dari area taman di Jalan Raya Darmo itu. Mereka kebingungan karena tiba-tiba petugas menutup setiap akses jalan di Taman Bungkul.

Dengan pengeras suara, Risma mengimbau kepada para pengunjung agar membatasi kegiatan atau aktivitas kumpul-kumpul di luar rumah. Sebab, Covid-19 mudah menular dan tak memandang usia. 

Meski tidak melarang kegiatan kumpul-kumpul, namun Risma berharap para pengunjung yang didominasi anak muda itu dapat saling menjaga jarak dan tetap memakai masker. Wali kota tak ingin ada warganya yang tertular covid-19. 

Baca juga: Pendemo di Surabaya Bakar Fasilitas Publik

Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara mengatakan, setiap akhir pekan Pemkot Surabaya menggelar patroli protokol kesehatan. Bahkan, masing-masing kecamatan juga digelar operasi serupa untuk menjamin semua warga sudah mematuhi protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.

”Sedangkan operasi di Taman Bungkul pada Sabtu (17/10) malam langsung dipimpin Ibu Wali Kota. Ternyata, masih banyak yang melanggar protokol kesehatan karena tidak jaga jarak,” kata Febriadhitya Minggu (18/10).

Dengan operasi mendadak itu bisa mendapatkan sekitar 300 warga. Pada saat itu pula langsung dilakukan tes cepat (rapid test). Bagi pengunjung yang diketahui hasilnya reaktif, dilakukan pemeriksaan usap (swab).

”Jika ada yang positif Covid-19 langsung diisolasi di Asrama Haji untuk warga Surabaya. Sedangkan bagi warga luar Surabaya yang reaktif, kami akan berkoordinasi dengan rumah sakit lapangan (Indrapura) untuk isolasi di sana,” kata Febriadhitya Prajatara.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0