Penderita Gula Darah dan Hipertensi Dilarang Keluyuran

Jateng Berupaya Menekan Angka Penularan COVID-19.
Adiantoro - Nasional,Jumat, 18-09-2020 13:54 WIB
Penderita Gula Darah dan Hipertensi Dilarang Keluyuran

Jakarta, Nusantaratv.com - Masyarakat yang memiliki penyakit gula darah dan hipertensi untuk tetap berada di rumah. Hal itu dikatakan Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo, di Semarang, Jumat (18/9/2020).

Menurut Ganjar, keduanya disebut sebagai penyakit penyerta (komorbid) penyebab tertinggi kasus kematian akibat virus corona (COVID-19) di Jateng.

Saya ingatkan kepada masyarakat, yang merasa memiliki gula darah tinggi, hipertensi jangan klayaban. Lebih baik di rumah saja. Sebab, dua penyakit ini yang paling tinggi menyebabkan angka kematian selama pandemi COVID-19 di Jawa Tengah - ucap Ganjar di halaman Mapolda Jateng, Semarang, Jateng.

Berdasarkan data, kasus meninggal pasien COVID-19 dengan penyakit gula darah sangat tinggi di Jateng yakni sebesar 39,9 persen. Sedangkan pasien COVID-19 yang meninggal disertai komorbid hipertensi sebanyak 32,0 persen.

Baca Juga: Langgar Protokol Kesehatan, Siap-siap KTP Disita

Masyarakat, ungkap Ganjar, sebagai ujung tombak dalam memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Sedangkan dokter dan tenaga kesehatan menjadi benteng terakhir.

Bagaimana cara berjuangnya, mudah yakni hanya dengan tertib menerapkan 3 M, memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan pakai sabun - imbuhnya.

Politisi PDI Perjuangan itu menilai angka penularan COVID-19 di Jateng masih cukup tinggi. Dalam dua pekan ke depan, pihaknya akan berupaya sekuat tenaga untuk menekan angka penularan, angka kematian dan meningkatkan angka kesembuhan COVID-19.
 

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0