Pendemo yang Rusak Mobil Plat Merah Ditangkap

Seorang pendemo yang merusak mobil plat merah di tangkap polisi.
Alamsyah - Nasional,Minggu, 25-10-2020 02:00 WIB
Pendemo yang Rusak Mobil Plat Merah Ditangkap

Jakarta, Nusantaratv.com - Mahasiswa berinisial HB ditangkap Polrestabes Medan, Sumatera Utara. HB disangkakan telah merusak salah satu mobil berplat merah saat aksi unjuk rasa Omnibus Law yang dilakukan massa Akumulasi Kemarahan Buruh dan Rakyat (AKBAR) Sumatra Utara, 21 Oktober 2020 lalu.  

“Jadi yang kita tekankan, yang kita tangkap adalah tersangka. Tersangka yang pada saat itu mengikuti di situ ada aksi damai,” ujar Kapolrestabes Medan Komisaris Besar Riko Sunarko baru-baru ini.

Aksi penangkapan itu dikecam publik dan para pegiat karena akhirnya membuat ricuh aksi damai.

Kapolrestabes Medan Komisaris Besar Riko Sunarko menjelaskan, jika pihaknya saat itu menangkap tersangka yang diduga melakukan pengerusakan mobil pelat merah Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sumatra Utara di depan Kampus Institute Teknologi Medan (ITM) 8 Oktober lalu. Tersangka yang ditangkap berinisial HB (21).

Pada saat menangkap HB, massa AKBAR Sumut sempat mempertanyakan soal surat perintah penangkapan. Namun polisi tidak menunjukkannya.

“Yang kita khawatirkan, karena kejadian tanggal 8 tersangka ini adalah termasuk salah satu provokator dan pelaku perusakan. Jadi kita khawatirkan dia memprovokasi teman-temannya lagi makanya kita amankan,” ungkap Riko.

Ditanyai lebih lanjut soal kericuhan yang terjadi karena penangkapan itu, Riko tetap bersikukuh untuk mencegah aksi provokasi terulang dilakukan tersangka.

“Ricuh? Tadi alasan sudah disampaikan. Kalau dibilang tidak menghitung (dampak) kita sudah menghitung. Dan sudah kita sampaikan ya hasilnya seperti ini,” tukasnya.

Tersangka HB mencoba membantah soal tudingan pengerusakan mobil seperti sangkaan polisi. Katanya, saat itu HB sempat mencegah rekan-rekannya melakukan pengerusakan.

“Saya tidak ada ikut dalam pengerusakan. Saya di situ malah melarang kawan-kawan untuk melakukan pengerusakan. Sebenarnya mobil itu untuk panggung aspirasi. Tapi gara-gara banyak dari kawan-kawan yang terprovokator oleh satu dua dan tiga orang maka terjadilah seperti itu,” ujar HB.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0