Pabrik Ponsel Oppo Mau Dibangun di Tangerang

Pabrik Ponsel Oppo bakal ada di Tangerang.
Alamsyah - Nasional,Kamis, 15-10-2020 08:20 WIB
Pabrik Ponsel Oppo Mau Dibangun di Tangerang
Aktivitas di pabrik ponsel

Jakarta, Nusantaratv.com - Kota Tangerang disebut kedatangan investor di masa pandemi Covid-19 yang siap menyerap 8.000 tenaga kerja.

Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah mengatakan, investor tersebut merupakan pabrik ponsel pintar asal China.

"Kota Tangerang alhamdulillah ada investor yang cukup besar, membuka lapangan kerja. Ada (pabrik ponsel) Oppo kurang lebih 8.000 lapangan kerja," ujar Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah, mengutip Kompas.com.

Arief mengatakan, kemungkinan penyerapan tenaga kerja juga akan bertambah mengingat pabrik smartphone tersebut juga akan membawa suplier mereka ke Kota Tangerang.

"Dia juga menarik supliernya, kalau kemarin ekspose, dia bikin pabrik 8.000 (tenaga kerja), suplier kita sedang jajaki," kata Arief.

Adapun tenaga kerja yang akan diserap dari jenjang Sekolah Menengah Atas dan Sarjana.

"Kemarin mereka butuhnya 8.000 tenaga SMA untuk asembling, sarjana kurang lebih 100 ya," tutur Arief.

Dengan hadirnya pabrik ponsel pintar asal China tersebut, Arief berharap bisa memulihkan perekonomian di Kota Tangerang.

Sekaligus, lanjut Arief, bisa menjadikan Kota Tangerang sebagai pusat industri elektronik di Indonesia.

"Kita berharap Tangerang nantinya jadi pusat industri elektronik," kata dia.

Arief menambahkan, wilayahnya memang strategis yang bisa menarik perhatian investor. Kondisi itu yang menjadi nilai tambah meski Upah Minimum Kota di Kota Tangerang relatif tinggi.

"Karena daerah perlintasan itu, Tangerang paling strategis," kata dia.

Arief mengatakan, investor tertarik karena Bandara Soekarno-Hatta berada di Kota Tangerang.

Selain itu, Kota Tangerang terhubung dengan beragam akses jalan tol, yakni Tol Bandara Soekarno-Hatta dan Tol Jakarta-Merak.

"Ke depan ada Tol Sunter-Semanan-Balaraja melintas di Kota Tangerang," tutur dia.

Itulah sebabnya, kata Arief, investor yang memang ingin menggarap pasar Indonesia, Tangerang bisa jadi pilihan pusat bisnis mereka.

"Walaupun UMK cukup tinggi, dia (investor) mempertimbangkan logistik yang lebih murah karena akses mudah kemana-mana," kata Arief.


Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0