Mau Ambil Madu, Pemuda di Kalsel Tewas Disengat Tawon

Korban ditemukan tewas di kubangan
Mochammad Rizki - Nasional,Sabtu, 24-10-2020 09:50 WIB
Mau Ambil Madu, Pemuda di Kalsel Tewas Disengat Tawon
Sarang tawon. (Net)

Kotabaru, Nusantaratv.com - Seorang pemuda di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan (Kalsel) tewas disengat tawon. 

Pemuda berinisial RU (28) itu, tadinya hendak mengambil madu pada sarang tawon. 

Mulanya, korban ingin mengambil madu dari sebuah sarang tawon di kebun sawit.

Baca juga: Satu Keluarga di Tangerang Tewas Akibat Kebakaran 

Korban sehari-hari memang bekerja di perkebunan sawit di Desa Tamiang Bakung, Kecamatan Kelumpang Tengah, Kabupaten Kotabaru.

"Saat hendak memanen sawit bersama seorang rekannya, korban melihat sarang tawon yang cukup besar dan ingin mengambil madunya. Dia sempat dilarang oleh rekannya, karena dianggap berbahaya," ujar Kasat Reskrim Polres Kotabaru AKP Abdul Jalil, Jumat (23/10/2020).

Usai memanen sawit, korban dan rekan lalu pulang sejenak. 

Mereka akan kembali ke kebun sawit, usai mengambil perlengkapan guna mengambil madu.

Setelah mengambil perlengkapan, keduanya kembali ke sarang tawon.

Tapi, sebelum sampai di tujuan, rekan korban meminta turun dari motor, lantaran takk berani mendekati sarang untuk mengambil madu.

Rekan korban hanya menanti dan mengamati dari kejauhan, sekitar 1 kilometer dari sarang.

"Rekannya atau saksi ini menunggu dari kejauhan, sementara korban mendekati sarang tawon. Jaraknya cukup jauh, sehingga saksi tidak melihat persis saat korban diserang tawon," jelas Jalil.

Korban yang lama tak kembali, membuat rekannya cemas. Ia lalu berteriak memanggil korban berkali-kali, tapi tak ada balasan.

Karena tak berani mendekat, rekan korban memutuskan kembali menuju kampung guna meminta tolong kepada warga untuk mengecek keberadaan korban.

Sejumlah warga lalu melakukan pencarian korban dengan mengelilingi kebun sawit.

"Setelah dicari-cari, korban akhirnya ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia di kubangan air di bawah pohon sawit, tak jauh dari sarang tawon," kata Jalil.

Ketika ditemukan, kepala korban terbungkus plastik pupuk transparan.

Diduga, saat korban diserang serta disengat kawanan tawon, ia berusaha menutup kepalanya dengan plastik pupuk sebelum menceburkan diri ke kubangan air.

Dugaan itu dikuatkan dengan beberapa luka lebam bekas sengatan tawon pada tubuh korban.

Di samping karena sengatan tawon, Jalil menduga korban bisa juga meninggal dunia karena kehabisan oksigen usai lama berada di dalam air.

"Ada 14 ekor tawon yang sudah mati ditemukan dalam pakaian korban. Selain karena sengatan tawon, kesimpulan sementara diduga korban meninggal dunia karena kehabisan oksigen ketika tenggelam di kubangan air," tandas Jalil.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0