Langgar Protokol Kesehatan, Siap-siap KTP Disita

Ganjar Pranowo Katakan Pemerintah Tidak Akan Mengambil Tindakan Keras Apabila Masyarakat Mau Taat dan Tertib.
Adiantoro - Nasional,Kamis, 17-09-2020 10:19 WIB
Langgar Protokol Kesehatan, Siap-siap KTP Disita
Pelanggar protokol kesehatan. (Humas Jateng)

Jakarta, Nusantaratv.com - Tim gabungan Satpol PP dan TNI/Polri melaksanakan operasi bersama penegakan protokol kesehatan di tiga pasar tradisional di Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), yakni Pasar Johar Baru, Pasar Karangayu dan Pasar Sampangan, pada Rabu (16/9/2020).

Puluhan pelanggar yang kedapatan tidak taat protokol kesehatan langsung dihukum di tempat. Setelah menjalani hukuman, para pelanggar juga mengikuti rapid test. Para pelanggar yang terjaring tidak hanya diberikan hukuman sosial, tapi juga langsung dirapid. 

Tadi di Pasar Karangayu, ada 17 pelanggar yang dirapid dan hasilnya non reaktif semuanya - kata Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo usai memantau pelaksanaan operasi di Pasar Johar dan Pasar Karangayu, dilansir dari laman humas.jatengprov.go.id.

Terkait hukuman yang diterapkan antara lain push up, membersihkan sampah, dan menyanyi lagu kebangsaan. Selain itu, para pelanggar ini juga diberi peringatan dengan mengisi pernyataan tertulis dan kartu tanda penduduk (KTP) nya disita seminggu.

Baca Juga: Sembilan Daerah di Jateng Alami Kenaikan Kasus Positif COVID-19, Mana Saja?

Salah satu pelanggar, Agus Setyawan (31) yang terjaring operasi di Pasar Johar, mengaku malu tertangkap basah tidak mengenakan masker. 

Malu rasanya. Ya nanti pakai (masker) terus. Apalagi tadi dibilangin pak Ganjar, kalau tidak pakai masker lagi, dihukum lari keliling pasar selama 10 kali - ucap kuli panggul ini.

Politisi PDI Perjuangan itu berharap langkah yang dilakukan dapat menyadarkan masyarakat untuk taat pada protokol kesehatan. Dia menerangkan pemerintah tidak akan mengambil tindakan keras apabila masyarakat mau taat dan tertib.

Kami sampaikan pada masyarakat, bahwa operasi ini untuk mengedukasi. Kami tidak akan main keras atau kasar, namun kami ajak masyarakat membantu dan sadar menerapkan protokol kesehatan selama beraktivitas - cetus Ganjar.

Selain pasar, Ganjar berharap operasi bersama ini terus dilakukan di sejumlah titik keramaian di Kota Semarang. Ganjar berpesan agar warung makan juga menjadi sasaran, mengingat warung saat ini menjadi salah satu klaster di Kota Semarang.

Penataan warung dan tempat keramaian lain harus dilakukan. Semua harus patuh untuk mengamankan dan menyelamatkan semuanya. Kalau tidak taat, ya langsung ditutup - tukas orang nomor satu di Jateng itu.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0