Komnas Perempuan Ungkap Keterlibatan Kaum Hawa Soal Terorisme

Dari 2015 hingga 2020, lebih dari 40 orang perempuan ditangkap karena terlibat tindak pidana terorisme.
Supriyanto - Nasional,Jumat, 13-11-2020 10:50 WIB
Komnas Perempuan Ungkap Keterlibatan Kaum Hawa Soal Terorisme
Acara Dialog "Perempuan Agen Perdamaian"

Nusantaratv.com, Banda Aceh – Teroris di Indonesia kini tidak hanya didominasi oleh kaum laki-laki saja, namun sudah merambah ke perempuan dan anak, demikian ditegaskan oleh Riri Khorirah, MA dari Komnas Perempuan.

“Motivasi perempuan yang bergabung ke ISIS dari ekonomi, ideologi, dan fanatisme,” kata Riri Khorirah saat tampil sebagai pembicara dialog “Perempuan Agen Perdamaian” yang digelar FKPT dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) di Hotel Hermes, Kamis (12/11).

Dari 2015 hingga 2020, lebih dari 40 orang perempuan ditangkap karena terlibat tindak pidana terorisme. Dari jumlah itu, 6 diantaranya melakukan bom bunuh diri, ujar Riri.

“Pelaku biasanya adalah orang-orang yang menganut ideologi tertentu,” lanjutnya.

Peran perempuan dalam jaringan Teroris ini sudah dimulai sejak 2009, tambah Riri.

Baca Juga: Merapi Siaga, Pemkab Boyolali Siagakan Puluhan Ambulans

Selain itu, kata Riri- terorisme terjadi akibat pergeseran makna jihad di kalangan kelompok radikal, yakni jihad tandim (diketahui pimpinan/ berdasarkan fatwa) menjadi Jihad fardiah (setiap orang bisa melakukan jihad) & jihad dhafi’ (defensif dari asing).

“Ini artinya setiap orang laki-laki, perempuan dan anak-anak memiliki tanggungjawab yang sama untuk menjalankan amaliyah jihad. Pergi ke surga satu keluarga dipilih daripada hidup penuh stigma dan bullying,” demikian Riri Khorirah.

Acara Dialog “Perempuan Agen Perdamaian” dibuka Wakil Walikota Banda Aceh Zainal Arifin. Menampilkan pembicara Kasubdit Pengawasan BNPT Republik Republik Indonesia H. Moch. Chairil Anwar, Komnas Perempuan dan BNPT Riri Khariroh, M.A dan Kabid Perempuan dan Anak FKPT Aceh Suraiya Kamaruzzaman, ST, L.LM., MT.

Hadir Ketua FKPT Dr Kamaruzzaman Bustamam Ahmad, Perwakilan Kesbangpol Aceh, Perwakilan Komandan Kodim 0101/BS, Perwakilan Kapolresta Banda Aceh, dan Perwakilan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan perlindungan Anek.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0