Kebutuhan Logistik Pengungsi Merapi Dijamin Pemprov

Para Relawan Tak Hanya Melindungi Warga Terdampak Erupsi Merapi, Tapi Juga Menyelamatkan Hewan Ternak.
Adiantoro - Nasional,Sabtu, 21-11-2020 08:40 WIB
Kebutuhan Logistik Pengungsi Merapi Dijamin Pemprov
(Foto: Humas Jateng)

Jakarta, Nusantaratv.com - Warga terdampak bencana Gunung Merapi di posko pengungsian yang tersebar di Kabupaten Magelang, Boyolali, dan Klaten sudah aman dan nyaman.

Hal itu ditegaskan Wakil Gubernur (Wagub) Taj Yasin Maimoen saat mendampingi Kepala BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) Doni Monardo dan Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida, berkunjung ke posko pengungsian Desa Tlogolele Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali dan posko pengungsian Desa Deyangan Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah (Jateng), Jumat (20/11/2020).

Selain menerapkan protokol kesehatan pencegahan virus corona (Covid-19), posko pengungsian juga sudah memenuhi standar keselamatan, keamanan, dan kenyamanan.

Menurutnya, seluruh warga terdampak erupsi Gunung Merapi di tiga kabupaten di Jateng sudah dievakuasi dan ditangani dengan baik di posko pengungsian. Warga juga diminta tidak panik dan mengkhawatirkan harta benda, terutama mengenai hewan ternak.

Baca Juga: Dorongan Magma Gunung Merapi Semakin Dekat ke Puncak

Karena, ungkap Gus Yasin, sapaan akrab Wagub Jateng itu, para relawan tidak hanya melindungi warga terdampak erupsi Merapi, tapi juga menyelamatkan hewan ternak.

Kalau sudah diinstruksikan untuk mengungsi, maka warga jangan nekat bertahan. Untuk masalah hewan ternak sudah ada tim yang mengevakuasi - ujar Gus Yasin.

Pemprov sudah memberikan kebutuhan logistik dan kebutuhan lainnya. Pemprov dan Pemkab bekerjasama sehingga warga di lokasi pengungsian dapat istirahat dengan tenang dan menikmati makanan sesuai selera - lanjutnya.

Di sisi lain, pria kelahiran Rembang, Jateng, 37 tahun silam itu, juga juga meminta para pegiat sosial atau donatur tidak datang ke lokasi pengungsian untuk bertemu dan menyerahkan bantuan langsung kepada warga terdampak bencana Gunung Merapi.

Para pegiat sosial, para donatur atau adik-adik mahasiswa yang saat ini mengumpulkan dana atau sumbangan, tolong di titipkan ke kecamatan, jangan langsung masuk ke pengungsian. Itu berbahaya karena berpotensi terjadi penularan Covid-19 - tukas Gus Yasin.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0