Kabupaten dan Kota Tangerang Masuk Zona Merah

Zona merah berlaku di Kabupaten dan Kota Tangerang, Banten.
Alamsyah - Nasional,Kamis, 15-10-2020 08:15 WIB
Kabupaten dan Kota Tangerang Masuk Zona Merah
Check Point di Tangsel

Jakarta, Nusantaratv.com - Satuan Gugus Tugas (Satgas Covid-19) Nasional kembali menetapkan Kabupaten Tangerang Selatan dan Kota Tangerang masuk dalam zona merah penyebaran Covid-19. Meningkatnya kembali kasus Covid-19 di wilayah tersebut menjadi alasannya.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany menyatakan bahwa peningkatan tersebut karena pihaknya tidak pernah memeriksa orang yang keluar masuk dari Tangsel. Hal ini memungkinkan masyarakatnya terpapar dari masyarakat yang keluar masuk tersebut.

Berdasarkan data, klaster rumah tangga menjadi penyumbang terbanyak kasus Covid-19 di Kota Tangerang Selatan. Hal itu lantaran banyak warganya yang bekerja di luar Kota Tangerang Selatan kini banyak yang menjalankan aktivitasnya selama PSBB yang diberlakukan di Jakarta.

"Kan Jakarta kemarin memberlakukan PSBB Ketat sehingga banyak warga Tangsel yang bekerja di Jakarta menjalankan aktivitasnya di rumah. Makanya klaster rumah tangga menjadi klaster terbanyak di wilayah Kota Tangsel. Kami terus mengimbau masyarakat agar tetap menjalankan protokoler kesehatan dimanapun. Kalau memang pulang ke rumah segera mandi, ganti baju sebelum bertemu dan bercengkrama dengan keluarga. Biar bagaimanapun kita terus berupaya semaksimal mungkin untuk tetap menangani masalah ini," ujar Airin.

Sementara itu, Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Tangerang, dr. Hendra Tarmizi menyatakan peningkatan status zona dari oranye ke merah merupakan hal yang wajar. Hal ini lantaran di wilayah Kabupaten Tangerang dalam beberapa waktu belakangan rajin melakukan tracing.

"Kemungkinan dari penambahan kasus-kasus karena kita rajin tracing ke yang satu positif kita tracing 20-30 orang. Dari 20-30 orang banyak yang terjaring positif karena kontak erat dengan yang positif. Ke depan kita akan terus melakukan pemeriksaan lebih sering dimasyarakat untuk mengetahui apakah ada mayarakat yang terpapar," tambahnya.


Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0