Jembatan Pulau Balang, Ikon Baru Trans-Kalimantan

Rampungnya pembangunan jembatan ini menandai era baru kemajuan di bidang infrastruktur konektivitas di Pulau Kalimantan
Supriyanto - Nasional,Rabu, 11-11-2020 18:15 WIB
Jembatan Pulau Balang, Ikon Baru Trans-Kalimantan
Jembatan Pulau Balang

Nusantaratv.com, Penajam - Sabtu (31/10) menjadi hari bersejarah bagi warga Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), pasalnya, pada hari itu Jembatan Pulau Balang yang menghubungkan daerahnya dengan Kota Balikpapan, Kalimantan Timur telah rampung 100%.

Rampungnya pembangunan jembatan ini menandai era baru kemajuan di bidang infrastruktur konektivitas di Pulau Kalimantan yang memudahkan mobilitas, dan mendorong tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru di masyarakat. Di samping itu, Jembatan Pulau Balang ini menjadi Ikon Baru Trans-Kalimantan.

“Pada prinsipnya kita mengucapkan terimakasih atas kesungguhan dari pihak kontraktor, yang bisa menyelesaikan pekerjaan ini tepat waktu,” kata Kepala Bagian Pembangunan Setkab PPU, Nicko Herlambang, Minggu (1/11/2020).

“Akhirnya bisa menyelesaikan segmen terakhir dari Pulau Balang dan statusnya sekarang sudah tersambung 100 persen,” ujarnya.

Pembangunan Jembatan Pulau Balang dimulai September 2015, penandatangan kontrak pembangunan dilakukan pada 21 Agustus 2015.

Jembatan ini dibangun menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara ( APBN) senilai kurang lebih Rp 1,3 Triliun.

Setelah jembatan selesai, Nicko mengungkapkan masih ada pekerjaan lain yang harus segera diselesaikan yaitu pembebasan lahan di sisi Kota Balikpapan.

Baca Juga: Tol Cimanggis-Cibitung Digratiskan Sampai 20 November

“Harapan kita kedepannya adalah proses penyelesaian pembebasan lahan jalan pendekat dari sisi Balikpapan bisa segera tuntas,” ungkapnya.

Pembebasan lahan menjadi tugas dan tanggungjawab pemerintah Kota Balikpapan, karena pemerintah provinsi telah menyerahkan sepenuhnya kepada Pemkot Balikpapan.

Namun demikian, Nicko berharap pemerintah provinsi dapat menganggarkan dana untuk proses pembebasan lahan di sisi Balikpapan tersebut. Agar seluruh lahan yang diperlukan terkait pembangunan jembatan dapat terbebas seluruhnya.

”Jembatan Pulau Balang ini pembangunan strategis nasional di Kalimantan Timur sebagai akses penghubung antarwilayah kabupate/kota, bahkan provinsi,” tambah Nicko Herlambang.


 

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0