Januari 2021 Pemkab Karawang Izinkan Belajar Tatap Muka

Sekolah yang menggelar belajar tatap muka juga harus memperoleh izin orang tua.
Supriyanto - Nasional,Rabu, 25-11-2020 09:20 WIB
Januari 2021 Pemkab Karawang Izinkan Belajar Tatap Muka
Kadisdikpora Karawang, Asep Junaedi. /Pikiran-rakyat.com

Nusantaratv.com - Awal Januari direncanakan menjadi awal dimulainya belajar tatap muka di kalangan sekolah Paud hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP). Hal ini seperti disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Karawang, Asep Junaedi di kantornya, Selasa (24/11/2020).

“Semua jenjang pendidikan mulai dari Paud hingga SMP, sudah siap melakukan sekolah tatap muka mulai Januari 2021,” jelas Asep.

Menurutnya, hal itu sesuai dengan surat keputusan bersama (SKB) empat menteri. Pihak Disdikpora kini tinggal menunggu keputusan dari Pemerintah Kabupaten Karawang untuk memulai belajar tatap muka di ruang kelas.

Sebelumnya ada beberapa sekolah yang mencoba menggelar belajar tatap muka, namun tidak dilakukan di sekolah melainkan di rumah murid, ujar Asep.

Jika nanti jadi dilaksanakan belajar tatap muka di ruang kelas, Asep mengingatkan agar tetap menerapkan protokol kesehatan. Di antaranya murid dan guru memakai masker, saling menjaga jarak, dan penyiapan termometer tembak.

Disebutkan, satu bangku akan diisi satu siswa. Durasi pembelajaran tiap mata pelajaran pun dikurangi, dari sebelumnya 40 menit menjadi 20 menit.

Baca Juga: Pemotor Tertimpa Pohon Tumbang di Lapangan Banteng

“Sekolahnya bergantian. Misal Senin kelas VII, Selasa kelas VIII. Tujuannya agar yang berangkat tidak bertemu dengan yang pulang,” ujar Asep.

Sekolah yang menggelar belajar tatap muka juga harus memperoleh izin orang tua. Hal ini sekaligus sebagai kontrol terhadap siswa saat berangkat dan pulang kembali ke rumah.

“Nanti ada ceklis saat berangkat dan pulang ke rumah. Ini salah satu kendala tapi bisa dikomunikasikan antara orang tua dan sekolah,” ucapnya.

“Untuk SD, sekolah daring maupun luring secara berkelompok tetap dilakukan. Kunjungan guru juga tetap dilakukan,” ujarnya.

Sementara untuk SMP, masih dilakukan sekolah daring lantaran banyak siswa yang tempat tinggalnya cukup jauh dari sekolah. Sehingga harus menggunakan transportasi umum. “Kami belum bisa menjamin keamanan saat menggunakan transportasi umum,” ucapnya.

Atas dasar itu, lanjut Asep, pembukaan sekolah tatap muka bagi pelajar SMP bakal melibatkan Dinas Perhubungan (Dishub) Karawang, untuk memastikan keamanan penerapan protokol kesehatan di kendaraan umum.***

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0