Hari Jadi Karanganyar Diperingati Secara Virtual

Bupati mencanangkan tahun 2021 dan 2022 menjadi tahun kebangkitan.
Supriyanto - Nasional,Kamis, 19-11-2020 16:25 WIB
Hari Jadi Karanganyar Diperingati Secara Virtual
Upacara sederhana memperingati hari jadi kota Karanganyar

Nusantaratv.com, Karanganyar – Upacara hari jadi ke-103 Kabupaten Karanganyar diperingati secara virtual dalam upacara terbatas yang hanya dihadiri Forkompimda dan pejabat eselon II Karanganyar, di GOR RM Said, Rabu (18/11/2020). Tidak seperti biasanya di Alun-alun dengan hiruk pikuk pertunjukan.

“Ini masa pandemi, sehingga kami harus menyesuaikan. Justru momen ini harus kita jadikan untuk momen  bangkit recovery dari suasana pandemi yang mau tidak mau menjadikan semua terpengaruh,” kata Bupati Juliyatmono.

Upacara yang berlangsung sederhana itu dihadiri oleh seluruh kepala desa dan camat secara virtual. Setelah selesai upacara, dilakukan pelepasan balon dan 103 burung derkuku ke angkasa sebagai kegiatan rutin peringatan hari jadi kota Karanganyar.

Bupati mencanangkan tahun 2021 dan 2022 menjadi tahun kebangkitan. Pemkot Karanganyar telah menyiapkan UMKM agar dapat tumbuh lebih banyak lagi. Semua warga difasilitasi untuk bangkit dan berusaha. Sektor pariwisata pun menjadi andalan. Karanganyar beruntung memiliki potensi wisata religi, wisata adventure dan wisata keindahan alam yang bisa menarik.

Baca Juga: Blak-blakan, Alat Vital Beckham Segede Knalpot Traktor

“Kami beruntung karena wisata itu malah menarik untuk kalangan doomestik, dan kalangan menengah ke bawah. Dan itulah kelebihan Karanganyar yang bisa menjadi tumpuan kebangkitan ekonomi di masa pasca pandemi nanti. Karena itu UMKM didorong untuk bangkit,” kata dia.

Merunut ke belakang, di Karanganyar ini telah lahir tokoh hebat seperti Brawijaya yang dikabarkan moksa di puncak Lawu. Di samping itu ada juga Pangeran Sambernyawa yang kini jadi pahlawan nasional. Karena itu sang Bupati pun mengatakan bahwa siapa pun yang menjadi pemimpin di Karanganyar tidak bisa sekadar main-main, harus serius dan fokus.

“Jadi, secara kesejarahan tanah ini wingit dan tidak bisa dibuat main-main. Karanganyar tanah bertuah sehingga wajar jika kehidupan yang sesungguhnya di masa depan 2030 ada di Karanganyar. Daerah ini mesti menjadi center of live nusantara. Melihat Indonesia lihatlah Karanganyar,” tandas Bupati.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0