Duh! Masih Ada Pelanggar KTR di Malioboro

Kebanyakan pelanggar saat ditanya akan menjawab tidak mengetahui kalau ada kebijakan dilarang merokok (KTR) di kawasan Malioboro.
Supriyanto - Nasional,Jumat, 20-11-2020 09:50 WIB
Duh! Masih Ada Pelanggar KTR di Malioboro
Daerah Malioboro ditetapkan sebagai Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

Nusantaratv.com, Yogyakarta - Seminggu setelah Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta menetapkan Malioboro sebagai Kawasan Tanpa Rokok (KTR), namun pelanggaran masih sering ditemukan. Dari hasil monitoring Forum Pemantau Independen (Forpi) Kota Yogyakarta, Kamis (19/11/2020) masih dijumpai beberapa pengunjung terlihat merokok tidak pada tempatnya.

Pemkot sebenarnya telah menyediakan tempat khusus bagi perokok di lokasi parkir Abu Bakar Ali, halaman Malioboro Mall, Ramayana sisi utara, dan lantai tiga Pasar Beringharjo. Di dalam Perda Nomer 2 Tahun 2017 juga diatur sanksi denda hingga nominal Rp 7,5 juta bagi pelanggar.

Kebanyakan pelanggar saat ditanya akan menjawab tidak mengetahui kalau ada kebijakan dilarang merokok (KTR) di kawasan Malioboro. “Perlu ada sosialisasi secara masif termasuk kepada para pedagang kaki lima, tukang becak, dan tukang ojek online. 

Sosialisasi dapat dilakukan melalui pengeras suara, dan papan petunjuk informasi tempat khusus merokok,” ujar anggota Forpi Yogyakarta Bidang Pemantauan dan Investigasi, Baharuddin Kamba, Kamis (19/11).

Baca Juga: Tegas, Jateng Tolak Izin Acara Potensi Kerumunan

Kamba juga meminta agar tempat khusus merokok, dirawat dan dijaga kebersihannya. Pasukan Jogoboro dan Satpol PP Kota Yogyakarta harus dimaksimalkan mengawal kebijakan KTR yang telah ditetapkan Pemkot. 

Minimal dengan memberikan tindakan berupa teguran bagi warga yang ketahuan melanggar. Langkah tegas itu diperlukan agar tidak ada lagi masyarakat, termasuk para wisatawan yang merokok sembarang tempat di sepanjang kawasan pedestrian Malioboro

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0